Berita » Balitkabi Siapkan Grand Design Kebun Percobaan Berkelas Dunia

Teknisi1

Grand design kebun percobaan (KP) menjadi salah satu ikon penting bagi Badan Litbang dalam mewujudkan lembaga penelitian berkelas dunia. Perwujudan grand design KP berkelas dunia telah diserukan Badan Litbang kepada semua unit kerja di bawahnya. Grand design KP berkelas dunia dapat terwujud jika sumberdaya manusianya memiliki kompetensi andal dalam mengelola kebun atau menjalankan tupoksi secara profesional. Balitkabi sebagai salah satu unit kerja Badan Litbang berupaya mewujudkan visi tersebut dengan upaya meningkatkan kemampuan teknisi dalam mengerjakan tupoksinya. Peningkatan kemampuan teknisi diwujudkan dalam bentuk pelatihan tentang tata cara pelaksanaan penelitian, penentuan metode penelitian, pemahaman tentang hama, penyakit dan cara pengendaliannya, serta pemahaman tentang pestisida dan cara aplikasinya. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari pada Senin hingga Selasa, 9–10 September 2013 di Balitkabi. Pelatihan diikuti oleh 51 teknisi dari KP Jambegede, Kendalpayak (keduanya di Malang), Ngale (Ngawi), Muneng (Probolinggo), Genteng (Banyuwangi), dan Teknisi Balitkabi. Kegiatan diketuai oleh Prof. Arief Harsono dan dibuka oleh Kepala Balitkabi Dr. Ir. Didik Harnowo.

Pemateri dalam pelatihan ini merupakan peneliti senior berbagai disiplin ilmu dari Balitkabi dan perusahaan swasta. Pemateri tersebut adalah Ibu Ir. Trustinah MS, sebagai ahli statisik rancangan percobaan, Ir. Abdullah Taufiq, MS. selaku ahli tanah dan senior tentang penanganan teknis di lapangan, Dr. Ir. Yusmani Prayogo, MS selaku peneliti ahli bidang hama penyakit, dan Bapak Amir Hamzah selaku government affair dari Perusahaaan Swasta FMC. Ir. Trustinah MS. yang membahas tentang pemahaman dan aplikasi rancangan percobaan yang umum digunakan dalam penelitian. Beberapa materi yang dibahas adalah prinsip-prinsip rancangan percobaan, jenis perlakuan, jenis rancangan percobaan, dan teknik analisis ragam. Ir. Abdullah Taufiq, MS, membahas prinsip pelaksanaan percobaan lapang. Prinsip-prinsip tersebut antara lain teknik dalam memilih lokasi dan musim tanam yang tepat, penyiapan dan penyusunan petak percobaan, kalibrasi kebutuhan benih, kalibrasi kebutuhan pupuk, pengambilan dan penanganan sampel tanah dan tanaman, dan penentuan ubinan. Materi hama penyakit dan cara pengendaliannyayang disampaikan oleh Dr. Yusmani Prayogo. Pak Yus mengulas jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman aneka kacang dan umbi, bioekologi, upaya pencegahan dan pengendalian secara hayati dan kultur teknis. Materi ke empat disampaikan oleh Bapak Amir Hamzah dari perusahaan Swasta FMC.

Materi yang disampaikan antara lain teknik aplikasi pestisida, kalibrasi kebutuhan pestisida dan volume semprot per satuan luas, penanggulangan bahaya keracunan akibat pestisida dan upaya pencegahannya.

sutris