Berita » Upaya Menyisipkan Kedelai di antara Jagung di Nganjuk

Hamparan lahan dengan sistem tanam surjan dengan pola tanam : Padi-Padi- bawang merah, di Kab. nganjuk

Hamparan lahan dengan sistem tanam surjan dengan pola tanam : Padi-Padi- bawang merah, di Kab. nganjuk

Berbekal arahan untuk mewujudkan sinkronisasi dengan instansi lain terutama dengan Direktorat Akabi, pada awal Maret lalu tim peneliti teknologi budidaya kedelai di lahan potensial, Balitkabi (Balitbangtan) melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kab. Nganjuk. Tim peneliti Balitkabi diterima langsung oleh Bapak Yudi Ernanto Kepala Dinas Pertanian Kab. Nganjuk didampingi Bapak Sukemi Kabid Tanaman Pangan dan Bapak Yoyok selaku Kasie Produksi Tanaman Pangan.

Disampaikan Bapak Yudi apabila wilayah kabupaten Nganjuk termasuk lokasi sasaran pengembangan kedelai Direktorat Akabi yang telah mulai memberikan bantuan benih kedelai dan pupuk cair kepada petani. Kepala Dinas Pertanian Kab. Nganjuk menyambut gembira rencana penempatan percobaan tumpangsari kedelai dengan jagung dari Balitkabi di wilayah Kab. Nganjuk. Target pengembangan kedelai di kab. Nganjuk pada tahun ini seluas 2.000 ha, sehingga tepat sekali dilakukan penelitian untuk menguji VUB kedelai. Dengan bidikan pola tanam tumpangsari kedelai dan jagung, maka percobaan akan diarahkan ke kecamatan Gondang.

Informasi dari Bapak Yoyok di daerah Gondang, petani terbiasa menanam jagung dalam pola tanam padi-padi-jagung. Dahulu petani di sana juga telah menanam kedelai, sehingga apabila dintroduksikan tumpangsari jagung-kedelai diharapkan dapat memberikan alternatif pola tanam dengan memberikan nilai tambah pendapatan. Dari hasil penelitian tumpangsari jagung dan kedelai yang telah dilakukan Balitkabi diperoleh hasil produksi jagung pada tumpangsari hampir sama (90%) dengan hasil jagung yang ditanam secara monokultur.

Direncanakan penelitian tumpangsari jagung–kedelai dilaksanakan awal Mei 2020, karena saat ini di lapang masih terdapat tanaman padi yang diprediksi dapat dipanen pada awal bulan Mei. Sumur pompa juga telah tersedia untuk keperluan pengairan. Ketua Kelompok Tani “Tani Jaya” bapak Sutrisno bersedia mendukung penelitian dan akan berkoordinasi dengan anggota kelompok taninya. Harapan disematkan pada kegiatan ini, yakni dapat memberikan alternatif pola tanam berbasis jagung dengan menyisipkan VUB kedelai pada pola tanam setempat.

Koordinasi tim peneliti tumpangsari kedelai–jagung dengan Kepala Dinas Pertanian kab. Nganjuk Bapak Yudi Ernanto

Koordinasi tim peneliti tumpangsari kedelai–jagung dengan Kepala Dinas Pertanian kab. Nganjuk Bapak Yudi Ernanto

Koordinasi teknis pelaksanaan penelitian  dengan Kabid Tanaman Pangan (Bapak Sukemi) dan Kasie Produksi tanaman Pangan (Bapak Yoyok)

Koordinasi teknis pelaksanaan penelitian dengan Kabid Tanaman Pangan (Bapak Sukemi) dan Kasie Produksi tanaman Pangan (Bapak Yoyok)

Calon Lokasi Tumpangsari Jagung-Kedelai di Sanggrahan, Gondang kab.

Calon Lokasi Tumpangsari Jagung-Kedelai di Sanggrahan, Gondang kab.

 Bapak Sutrisno Ketua Kelompok Tani “Tani Jaya “ Kec. Gondang kab. Nganjuk

Bapak Sutrisno Ketua Kelompok Tani “Tani Jaya “ Kec. Gondang kab. Nganjuk

RDP