Berita » Usaim Pertemuan, Panen Sayur di RPL

rpl_1

Pertemuan Dharma Wanita Persatuan Balitkabi yang sejak tahun 2011 dilakukan setiap bulan, semakin semarak. Pada setiap pertemuan, penyampaian program dan arisan, senantiasa diselipi mata acara yang menarik dan mencerahkan, baik pengetahuan dan atau keterampilan.

Pada Pertemuan Dharma Wanita, 12 Oktober 2011, mata acara Tatacara Ber­kreasi Jilbab mendapat sambutan posisitf dari ibu-ibu. InsyaAllah pada pertemuan bulan depan akan diisi dengan Penanganan Kegawatdarutan oleh PMI Kota Malang, jelas Ibu Lilik Qomaria Muchlish, Ketua Dharma Wanita Balitkabi. Dalam bahasan tersebut, ibu-ibu akan mendapatkan pembelajaran, bagaimana penanganan cepat dan tepat terhadap berbagai hal, misalnya jika terjadi gangguan stroke, jantung dsbnya.

Diimbuhkan juga, di samping pertemuan rutin tiap bulan, Dharma Wanita lingkup Kementan se-Malang Raya dan Pasuruan juga melakukan pertemuan setiap tiga bulan, yang sejak Januari 2011, Ketua Dharma Wanita Balitkabi ditunjuk sebagai Ketua Gabungan Dharma Wanita. Pada Desember nanti, Balitkabi menjadi tuan rumah pertemuan tersebut, bersamaan dengan Ultah Dharma Wanita dan Hari Ibu. Agendanya, bazaar, lomba, dan gelar olahan berbahan baku umbi dari Balitkabi, imbuh Bu Muchlish.

Usai pertemuan Dharma Wanita, Ir. Suluh Pambudi, penjab RPL Balitkabi, mengajak ibu-ibu untuk mengenal Rumah Pangan Lestari (RPL) dan melakukan panen aneka sayuran seperti lombok, terong, tomat di kawasan RPL. Para ibu-ibu kagum menyaksikan aneka sayuran tumbuh subur dan menyegarkan suasana perkantoran Balitkabi. Buah tomatnya banyak dan siap panen. Beberapa ibu, langsung mengambil keranjang untuk memanen terong dan lombok. Setelah panen periode ini, Pak Suluh menawarkan penanaman paprika dan kacang panjang. ”Cocok” tutur beberapa ibu yang juga ikut memanen sayuran.

Bu Muchlish menghimbau, ibu-ibu untuk memanfaatkan pekarangan, ditanami aneka tanaman kebutuhan sehari-hari sekaligus sebagai sumber gizi keluarga. RPL memberi­kan pengetahuan dan pemahaman bahwa tidak ada alasan untuk tidak memanfaatkan pekarangan, andaikata tidak memiliki pekarangan luas, penanaman dapat dilakukan di polybag, bahkan dengan tabula pot, ajak Bu Ketua Dharma Wanita, sambil mengakhiri kunjungan di RPL Balitkabi.