Berita » Varietas Anjasmoro Kian Diminati Petani Kedelai Tuban

1.kedelai-di-tuban_1

Luas pertanaman kedelai di Kabupaten Tuban berfluktuasi antara 2.000 ha hingga 3.600 ha setiap tahunnya. Petani penanam kedelai di Tuban terutama berada di Kecamatan Senori, Singgahan, Semanding, Parengan, Soko, Bacar, dan Plumpang. Varietas Wilis dominan ditanam oleh petani, dan benihnya dibeli dari penangkar di Nganjuk. Dalam rangka meningkatkan produktivitas kedelai di Kabupaten Tuban, maka pada musim tanam bulan Februari-Mei tahun 2014, Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) melakukan gelar teknologi penaman kedelai pada lahan seluas 2,5 ha di Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang menggunakan varietas Anjasmoro, Argomulyo, dan Wilis (Gambar 1). Dari keragaan pertumbuhan dan hasil tanaman, petani lebih menyukai varietas Anjasmoro dibandingkan Argomulyo dan Wilis. Alasannya adalah: Anjasmoro lebih toleran kondisi tanah jenuh air, tidak mudah rebah, polongnya banyak, bijinya besar, dan hasilnya tinggi. Ketertarikan dan pilihan petani kedelai di Plandirejo terhadap Anjasmoro diwujudkan dengan membeli benih Anjasmoro kelas FS dari UPBS Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) di Balitkabi sebanyak 500 kg, dan 180 kg di antaranya merupakan sumbangan benih dari Balitbangtan melalui Balitkabi yang diserahkan oleh penanggung jawab diseminasi Balitkabi pada tanggal 3 Februari 2015 di Desa Plandirejo yang diterima oleh ketua Gapoktan DWI TUNGGAL Bpk Tamiaji (Gambar 2). Benih kedelai tersebut rencananya akan ditanam di lahan sawah pada minggu ke-2 Februari 2015. Selain itu, juga diserahkan benih kedelai varietas baru Dena 1 dan Dena 2 masing-masing 25 kg dan 15 kg, serta calon varietas unggul Dewah 2 sebanyak 10 kg untuk diuji coba oleh petani. Ketua Gapoktan mengucapkan terimakasih kepada Balitbangtan atas bantuan benih tersebut. Hal ini merupakan salah satu dampak dari kegiatan diseminasi yang dilakukan oleh Balitkabi.

Gambar 1. Keragaan kedelai Anjasmoro pada kegiatan gelar teknologi di Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang,
Tuban musim tanam MK I tahun 2014

Gambar 2. Penyerahan benih kedelai kepada ketua Gapoktan Dwi Tunggal Desa Plandirejo. Ketua Gapoktan mengatakan bahwa pihaknya sudah menghubungi penangkar benih dari Nganjuk, dan pihak penangkar bersedia membeli hasil panen untuk dikembangkan lagi menjadi benih. Pada musim tanam tahun berikutnya (tahun 2016), kedelai Anjasmoro yang sudah diperbanyak akan dibeli oleh Gapoktan Dwi Tunggal untuk ditanam di wilayahnya.

Semoga produktivitas kedelai di Tuban semakin meningkat.

A. Taufiq dan A. Kristiono/AW