Berita ยป Workshop: Developing Research Priorities for Profitable and Sustainable Cassava Value Chain in Indonesia

Pada tanggal 17 Desember 2013, Dr. Nasir Saleh, Ir. Yudi Widodo MS dan Dr. Sholihin mengikuti workshop tentang: Developing research priorities for profitable and sustainable cassava value chain in Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Universitas Brawijaya, Malang. Workshop dihadiri lebih kurang 30 peserta yang terdiri atas staf CIAT Asia, dosen dari Perguruan Tinggi (Universitas Brawijaya Malang, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Jember, University of Quensland Australia), peneliti (Balitkabi dan BPTP JawaTimur), pengusaha (Cargiil Indonesia, Netherland Development Organization/SNV, Sorini, perusahaan kripik singkong Lumba-lumba). Workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Sumeru Ashari MAgr. Sc. PhD. dilanjutkan oleh pemaparan tentang CGIAR dan CIAT serta maksud/tujuan workshop oleh, Dr. Rod Lefroy, Regional Director, CIAT Asia, Dr. Jonathan Newby, Agricultural Economist, CIAT Asia and Aparna Mani, Program Coordinator CIAT Asia.

Workshop membahas status dan perdagangan ubikayu dalam perspective nasional/Internasional, persoalan-persoalan ubikayu di Indonesia ditinjau dari aspek produksi (breeding for resistance/tolerance, soil management, pest and diseases management), prosessing dan pemasaran. Masukan-masukan dari para peserta yang dijaring melalui pengisian quistionare dan selama diskusi akan dijadikan bahan bagi CIAT Asia untuk menyusun prioritas program penelitian dalam pengembangan ubikayu di Asia. Workshop serupa akan dilanjutkan di Puslitbang Tanaman Pangan Bogor guna melengkapi bahan-bahan penyusunan Program penelitian serta kemungkinan kerjasama yang dapat dilakukan di antara Negara-negara produsen ubikayu di Asia.

Prof. Nasir