Berita » Workshop Pendayagunaan Laboratorium Lingkup Badan Litbang Pertanian

Sebagai sumber daya penelitian, peran laboratorium penelitian sangat penting. Jenis, kemampuan, dan kapasitas laboratorium yang dimiliki satuan kerja lingkup Badan Litbang Pertanian sangat beragam, dan selalu ditingkatkan secara bertahap mendukung Badan Litbang Pertanian menjadi lembaga penelitian berkelas dunia. Untuk itu, Badan Litbang Pertanian mengadakan “Workshop Pendayagunaan Laboratorium Lingkup Badan Litbang Pertanian” dengan tujuan mengoptimalkan program laboratorium pengujian, meningkatkan sistem manajemen laboratorium pengujian, mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya laboratorium, meningkatkan kualitas dan kuantitas/jenis pengujian, merencanakan perawatan dan perbaikan peralatan laboratorium pengujian, dan meningkatkan wawasan operasional penanggung jawab laboratorium, linkage, jejaring, dan interaksi praktis dengan dunia luar. Workshop yang dilaksanakan di Auditorium Utama Ir. Sadikin Sumintawikarta BB-Pascapanen Bogor, 28-29 November 2013, diikuti oleh 101 peserta dari lab Balit/Lolit Komoditas, lab BPTP, lab diseminasi lingkup BBP2TP, dan anggota Pokja Sarana dan Prasarana Badan Litbang Pertanian.Balitkabi mengirimkan 7 orang peserta (Drs. Bedjo, MP, Dra. Suryantini, Suprapto, Wijiono, Ekmi Luksmiawati SSi; Ratri Tri Hapsari, SP MSi dan Wiwit Rahajeng SP). Mereka mewakili laboratorium pengujian yang ada di Balitkabi.Nara sumber dalam workshop ini adalah Tim Komisi Sarana Badan Litbang Pertanian, Assessor Senior dari Sucofindo, KAN (Komite Akreditasi Nasional), dan Pusat pengendalian dampak lingkungan (Pespedal). Acara dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr.Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc. Dalam sambutannya Sekretaris Badan Litbang Pertanian menekankan bahwa laboratorium harus dikelola secara profesional dengan manajemen yang baik dan by program.Kegiatan workshop ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama penyampaian materi dan sesi kedua diskusi kelompok. Materi yang disampaikan pada kegiatan sinkronisasi meliputiPresentasi perwakilan laboratorium penguji dandiskusi kelompok. Dalam diskusi, peserta dibagi menjadi tiga kelompokyang membahas infrastruktur, SDM, dan program laboratorium. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan pada akhir kegiatan.Workshop “Pendayagunaan Laboratorium Lingkup Badan Litbang Pertanian” ditutup secara resmi oleh bapak Marhendro (Kepala Bagian Umum Badan Litbang Pertanian). Workshop ini menghasilkan 13 poin rumusan. Hasil rumusan workshop tersebut akan menjadi masukan untuk penyusunan Grand Design Laboratorium lingkup Badan Litbang Pertanian.

Wiwit R/AW