Berita » Workshop Priority Setting Lingkup Puslitbang Tanaman Pangan

Workshop priority setting penelitian tanaman pangan diselenggarakan di Puslitbang Tanaman Pangan pada tanggal 11‒12 Januari 2016. Penyusunan prioritas kegiatan penelitian Litbang Tanaman Pangan dilakukan untuk menyesuaikan dengan adanya efisiensi dana penelitian di Badan Litbang Pertanian yang berkurang hingga Rp300 M.

Untuk itu diperlukan Priority Setting Program Penelitian di setiap UK dan UPT Balitbangtan. Berdasarkan arahan dari Balitbangtan yang perlu direlokasi antara lain: 1) Kegiatan Gelar Teknologi Inovasi Pertanian untuk Tanaman Pangan ditiadakan, 2) Rencana pembangunan TSP dan TTP untuk tahun 2016 ditunda, 3) Kedaulatan pangan mandiri benih dikurangi, 4) belanja modal dikurangi.

Workshop dihadiri sekitar 50 orang lingkup Balai dan Lolit tanaman pangan. Workshop dipimpin Kepala Puslitbang TP Dr. Made Jana Mejaya. Kapus Litbang TP dalam arahannya menekankan bahwa tugas untuk pencapaian IKU Balai/Puslit TP 2016 merupakan prioritas yang harus dapat dicapai, walaupun ada pengurangan dana.

Selanjutnya dipresentasikan priority setting yang harus dikerjakan Balitkabi, Balitsereal dan Lolit Tungro. Pemaparan priority setting dari Balitkabi disampaikan oleh Kepala Balitkabi Dr. Didik Harnowo yang didampingi oleh Ka Program Balitkabi Dr. Gatut Wahyu Anggoro, Kasie Yantek Dr. Yusmani Prayogo dan Peneliti Senior Prof. Dr. Marwoto selaku Koordinator Penelitian Kedelai dan Prof. Dr. Subandi Koordinator Penelitian Kacang-kacangan lain.

Kepala Balitkabi menyampaikan setting priority program penelitian Aneka Kacang dan Umbi yang harus dicapai pada tahun 2016 berdasarkan capaian IKU dan program prioritas penelitian Aneka Kacang dan Umbi pada tahun 2015–2019.

Hari kedua tanggal 12 Januari 2016, workshop dihadiri para Kapus/Kepala BB dan Kabid PE lingkup Balitbangtan membahas sinkronisasi prioritas program yang berkaitan dengan Renstra Kementerian Pertanian. Tujuan Workshop adalah untuk mensinergikan kegiatan penelitian yang berkaitan dengan bidang komoditas dan masalah penelitian komoditas strategis Kementerian Pertanian.

Pemaparan pertama dari Puslitbang TP yang menjabarkan penelitian tanaman pangan dari program dan sasarannya hingga 2016 memerlukan dukungan dari Puslit/BB lingkup Balitbangtan. Dari PSE-KP, penelitian sumber pertumbuhan baru untuk tanaman pangan guna mendukung swasembada.

Dukungan dari Puslitbangbun kemungkinan perluasan areal tanaman pangan di lahan perkebunan terutama untuk lahan potensial sawit dan tebu. Dukungan dari BB Biogen terkait perakitan varietas tanaman pangan produksi tinggi, tahan terhadap hama dan penyakit serta tahan herbisida dengan menggunakan dasar-dasar biomolekuler.

Kapus Litbang TP Dr. Made Jana Mejaya dan Dr. Nyoman Widiarta Kabid PE (kiri) serta peserta Workshop Priority Setting Kegiatan Litbang (kanan).

Kapus Litbang TP Dr. Made Jana Mejaya dan Dr. Nyoman Widiarta Kabid PE (kiri) serta peserta Workshop Priority Setting Kegiatan Litbang (kanan).

Dukungan dari BB Mektan ditujukan untuk alat tanam padi, jagung dan kedelai, combine harvester, dan pengering. Dukungan penelitian dari Puslitbang Ternak untuk bioindustri tanaman pangan dan ternak. Dan untuk diseminasi diperlukan kerja sama dengan BBP2TP untuk demonstrasi Gelar Teknologi Tanaman Pangan, terutama untuk program mandiri benih tanaman pangan.

MWT