Info Teknologi ยป Budidaya Ubi kayu

Hasil ubikayu mukibat

Ubi Kayu Sistem Mukibat

Produktivitas ubi kayu sistem Mukibat yang dibuat dengan batang bawah varietas UJ-5, Adira-4, Kaspro, dan lokal Dampit dan batang atas ubi kayu karet Manihot glasiovii dibandingkan dengan produktivitas ubi kayu sistem stek varietas UJ-5, Adira-4, Kaspro, dan lokal Dampit. Ubi kayu Mukibat ditanam dengan sistem tanam kenong (guludan setiap individu tanaman) dengan jarak antar tanaman 1,5 m x 1,5 m, diberi pupuk kandang sebanyak 5 t/ha + 300 kg Urea + 100 kg SP36 + 100 kg KCl/ha. Sebagai pembanding, ubi kayu ditanam dengan sistem stek, jarak tanam 100 cm x 60 cm. Dosis pupuk dan cara pengelolaan yang lain adalah sama.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas ubi kayu sistem sambung Mukibat mendekati 100 t/ha, sementara dengan cara tanam biasa mencapai 62 t/ha. Pada sistem tanam biasa, hasil ubi/tanaman maupun hasil ubi/ha dari empat varietas tersebut tidak berbeda, namun pada sistem Mukibat hasil ubi varietas UJ-5 lebih rendah dibanding Adira-4, Kaspro, dan lokal Dampit. Kadar pati empat varietas ubi kayu tersebut tidak berbeda, baik dengan sistem biasa maupun sistem sambung Mukibat.

Survei usahatani ubi kayu sistem Mukibat di beberapa kabupaten di Jawa Timur dan Lampung menunjukkan bahwa hasil ubi kayu dengan sistem Mukibat sangat beragam, berkisar antara 30โ€“80 t/ha, tergantung masukan dan tingkat pengelolaan yang dilakukan. Nilai B/C ratio beragam pula mulai dari 1,06 di Lampung Timur hingga 4,13 di Trenggalek. Berdasar struktur pembiayaan, 63โ€“78% merupakan biaya tenaga kerja yang pada saat sekarang seringkali tidak dapat dilakukan oleh anggota keluarga petani dan harus dikerjakan tenaga kerja di luar anggota keluarga. Usaha tani ubi kayu sistem Mukibat juga memerlukan biaya produksi lebih besar dibanding ubi kayu biasa. Total biaya produksi beragam mulai dari Rp. 5.400.000 โ€“ Rp. 12.800.000,-/ha. Salah satu masalah yang dihadapi petani untuk mengembangkan ubi kayu sistem sambung Mukibat adalah keterbatasan modal, baik untuk pembelian sarana produksi maupun untuk upah.

Hasil ubikayu mukibat