Info Teknologi » Kebijakan Dan Program Penelitian Mendukung Tercapainya Swasembada Kedelai Dan Ubi Kayu

KEBIJAKAN DAN PROGRAM PENELITIAN MENDUKUNG TERCAPAINYA SWASEMBADA KEDELAI DAN UBI  KAYU

Achmad Suryana
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

RINGKASAN

Komoditas kedelai dan ubi kayu merupakan tanaman pangan yang penting di Indonesia. Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi kedelai dan ubi kayu yang tinggi, sehingga harus bisa mandiri untuk memenuhi kebutuhan pangan tersebut sebagai kunci dari ketahanan nasional. Hingga kini Indonesia baru bisa memenuhi kebutuhan akan kedelai 40% dari produksi dalam negeri dan 60% dari Impor. Indonesia merupakan negara penghasil ubi kayu ke empat terbesar setelah Nigeria, Brasil dan Thailan dengan total produksi sebesar 19,5 juta ton pada tahun 2005, dan 90% dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri yaitu sebagai pangan, pakan dan bahan baku industri. Kedepan, kebutuhan ubi kayu dalam negeri semakin meningkat sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan semakin berkembangnya industri berbahan baku ubi kayu, diantaranya adalah industri bioethanol untuk campuran premium 10%, gula sirup, sorbitol dan lain-lain. Kebutuhan kedua komoditas kedelai dan ubi kayu diperkirakan akan semakin besar, sehingga diperlukan kebijakan, arah, strategi, program dalam mendukung program swasembada kedelai dan peningkatan produksi ubi kayu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang semakin meningkat. Kebijakan Litbang Tanaman Pangan diarahkan untuk 1) menyediakan inovasi teknologi untuk mencapai ketahanan pangan, 2) meningkatkan efisinsi usaha tani, 3) meningkatkan nilai tambah, pendapatan dan kesejahteraan petani, dan 4) melestarikan sumberdaya pertanian. .Dukungan konkrit terhadap upaya pengembangan kedelai dan ubi kayu berupa: 1) panduan teknis, 2) benih sumber, 3) pengawalan/pendampingan teknologi, 4) demplot PTT, 5) Peningkatan kapasitas petugas lapang (TOT). Penelitian Tanaman Pangan khususnya kedelai dan ubi kayu telah menghasilkan varietas unggul baru (VUB) dan pendekatan pengelolaan tanaman dan sumberdaya terpadu untuk mengaktualisasikan potensi hasil VUB.

Kata kunci: Kedelai, ubi kayu, swasembada, kebijakan, inovasi teknologi

FullText (PDF)