Info Teknologi » Metode dan Cara Pemberian Kapur yang Efektif pada Kacang Tanah di Lahan Kering Masam

Keracunan aluminium (Al) merupakan penyebab paling umum bagi buruknya pertumbuhan tanaman pada tanah masam. Keracunan Al menyebabkan kerusakan secara langsung pada sistem perakaran. Pada beberapa lahan masam menunjukkan bahwa konsentrasi Al pada subsoil lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan topsoil. Kemasaman tanah pada lapisan permukaan mudah diperbaiki dengan amelioran kimia seperti kapur. Apabila kemasaman terjadi pada subsoil, maka tidak mudah diperbaiki. Pemberian kapur dengan cara disebar mempunyai beberapa kelemahan diantaranya adalah mudah hilang melalui erosi atau aliran permukaan. Disamping itu, pergerakan vertikal CaCO3 yang diaplikasi pada permukaan sangat lambat, kemungkinan karena kapur melepaskan OH yang dengan cepat dinetralisasi oleh kemasaman tanah, yang meninggalkan ion Ca2+. Ion Ca2+ tersebut dapat diserap oleh tapak pertukaran pada permukaan tanah. Dengan demikian inkorporasi permukaan CaCO3 atau Ca(OH)2 mempunyai pengaruh yang kecil terhadap Al subsoil dan atau Ca. Oleh karena itu, untuk memperbaiki subsoil masam perlu inkorporasi kapur sampai kedalaman tertentu (deep liming).


Gambar 1. Cara pemberian dolomit dengan dicampur dan diaduk sampai kedalaman 20 cm (kiri atas) dan pertumbuhan kacang tanah (kiri atas dan bawah). Hasil penelitian yang dilakukan di lahan kering masam Lampung menunjukkan bahwa cara pemberian dolomit dengan dicampur dan diaduk sampai kedalaman 20 cm meningkatkan berat polong basah (30%) dan berat polong kering (33%) kacang tanah dibandingkan dengan cara pemberian dolomit disebar merata di permukaan tanah. Pemberian dolomit sebesar 500 kg/ha (setara dengan 0,25 x Al-dd) sudah cukup untuk mendukung pertumbuhan kacang tanah di lahan kering masam.

Pemberian dolomit dengan cara diaduk sampai kedalaman 20 cm mampu meningkatkan pH tanah, ketersediaan Ca, dan menurunkan konsentrasi Al dibandingkan dengan cara dolomit disebar saja (Tabel 2). Dosis dolomit 500 kg/ha (setara 0,25 x Al-dd) memberikan hasil kacang tinggi, dan ketersediaan hara Ca cukup untuk pertumbuhan kacang tanah. Pemberian dolomit dengan dosis 500 kg/ha baik dengan cara disebar maupun dengan cara diaduk sampai kedalaman 20 cm menyebabkan konsentrasi Ca dalam tanah sudah berada diatas batas kritis kebutuhan Ca untuk kacang tanah yaitu diatas 0,6 me/100g.

Andy Wijanarko