Info Teknologi » SIWAKA.INS, Model Simulasi Swasembada Kedelai Berbasis Web

infotek_27_6_18aMasih kurangnya model simulasi swasembada kedelai berbasis web yang mudah diakses, merupakan salah satu kendala bagi pengguna (utamanya para pengambil kebijakan), yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan informasi dalam proses pengambilan keputusan, baik untuk tujuan praktis manajemen atau menentukan penelitian yang dibutuhkan.

Model simulasi swasembada kedelai (SIWAKA.INS) berbasis web telah dikembangkan di Laboratorium System Dynamic  Balitkabi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dimulai dari Januari hingga Februari 2018 (Gambar 1) – (Tastra et. al. 2018).

infotek_27_6_18bAsumsi yang digunakan dalam model SIWAKA.INS adalah bahwa semua kedelai yang dihasilkan petani mampu ditampung oleh BULOG pada tingkat harga yang layak ekonomis. Bahan yang digunakan adalah skrip program simulasi SIWAKA.SIM (Tastra et. al. 2012), open source program simulasi Insight maker.com.

Validasi penulisan model simulasi swasembada kedelai (SIWAKA.SIM) dalam Insight maker.com (selanjutnya disebut SIWAKA.INS), menunjukkan bahwa untuk simulasi tingkat swasemda kedelai (TSKDL), diperoleh R2 = 1 dengan nilai  RMSE=4,88 e-14 ton.

Berdasarkan hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa inovasi model simulasi SIWAKA.INS cukup layak untuk diterapkan dalam memperkirakan tercapainya swasembada kedelai nasional.

SIWAKA.INS bersifat open source dan dapat diakses di https://insightmaker.com/insight/65139/SIWAKA-INS, mengikuti diagram alir pada (Gambar 2). Dengan demikian, pengguna dapat mengembangkan lebih lanjut program  SIWAKA.INS sesuai dengan Agro–ekosistem sentra produksi kedelai nasional, dalam memilih kombinasi input yang optimal.

Gambar 1. Diagram model simulasi swasembada kedelai (SIWAKA.INS) (keterangan simbol pada Lampiran 1)

Gambar 1. Diagram model simulasi swasembada kedelai (SIWAKA.INS) (keterangan simbol pada Lampiran 1)

Gambar 2. Prosedur penggunaan model simulasi SIWAKA.INS dengan syarat pengguna sudah Log- In di https://insightmaker.com

Gambar 2. Prosedur penggunaan model simulasi SIWAKA.INS dengan syarat pengguna sudah Log- In di https://insightmaker.com

PUSTAKA

Tastra,  I.K.,  E.  Ginting,  dan  G.S.A.Fatah. 2012.  Menuju swasembada kedelai melalui penerapan kebijakan yang sinergis. IPTEK TanamanPangan Vol. 7 (1) : 47–57.

________, F.R. Abadi, dan B.S. Kuncoro. 2018. Pengembangan Model Simulasi Swasembada Kedelai Berbasis Web. Laporan internal laboratorium System Dynamic. Balitkabi.

Lampiran 1. Keterangan simbol peubah dan parameter model simulasi SIWAKA.INS.

Simbol Keterangan Unit
JMPDK Jumlah Penduduk juta jiwa
KONP Tingkat Konsumsi Kedelai kg/ kapita/ tahun
KOKDL Total Konsumsi Kedelai Nasional juta ton
LAKDL Luas Areal Kedelai Nasional ha
HSKDL Rata–rata Tingkat Hasil Kedelai Nasional t/ ha
PRKDL Total Produksi Kedelai Nasional juta ton
LAJUY Persentase Peningkatan Produktivitas Kedelai Nasional %/ tahun
KTBNH Faktor Tingkat Ketersediaan Benih ( 0 = tak tersedia ; 1 = tersedia )
RYIELD Laju Peningkatan Hasil Kedelai t/ ha/ tahun
RHKDL Laju Tingkat Kehilangan Hasil Pascapanen t/ ha/ tahun
KHKDL Persentase Tingkat Kehilangan Hasil Pascapanen per Tahun %/ tahun
RAKDL Laju Perluasan Areal Kedelai Nasional ha/ tahun
KEBHR Kebijakan Harga Kedelai di Tingkat Petani dan Pengrajin ( 0 = tak ada ; 1 = ada )
PPA Program Perluasan Areal Kedelai Nasional %/ tahun
RTPDK Laju Peningkatan Jumlah Penduduk jiwa/ tahun
KB Laju Peningkatan Jumlah Penduduk %/ tahun
TKES Faktor Tingkat Kesehatan Masyarakat ( 0 = tak terjamin ; 1 = kesehatan terjamin )
LAJUK Peningkatan Konsumsi Kedelai %/ tahun
RLAJUK Laju Konsumsi Kedelai Nasional kg/ kapita/ tahun
PFUN Faktor Pengembangan Pangan Fungsional Berbasis Kedelai ( 0 = tak berkembang ; 1 = berkembang )
TSKDL Tingkat Swasembada Kedelai ( – = belum swasembada ; >= 0 = sudah swasembada )

I. K. Tastra, F. R. Abadi, dan B. S. Kuncoro