Info Teknologi » Teknologi Produksi Kedelai untuk Lahan Sawah, Lahan Kering Masam, dan Lahan Pasang Surut Tipe C dan D

Benih Kedelai

Varietas Unggul Kedelai

WILIS


Kaba


Potensi hasil 2,5 t/ha
Potensi hasil 2,6 t/ha
Umur panen 85–90 hari
Umur panen 85 hari
Bobot 10 g/100 biji
Biji sedang (10,4 g/100 biji)
Tahan rebah;
Tahan rebah
Agak tahan karat daun dan virus
Polong tidak mudah pecah


Agak tahan penyakit karat daun





Sinabung



Ijen


Potensi hasil 2,6 t/ha
Potensi hasil 2,5 t/ha
Umur panen 88 hari
Umur panen 83 hari
Biji sedang (10,7 g/100 biji)
Biji sedang (10,7 g/100 biji)
Agak tahan penyakit karat daun
Toleran hama ulat grayak





Tanggamus



Burangrang


Potensi hasil 2,6 t/ha
Potensi hasil 3,6 t/ha
Umur panen 88 hari
Umur panen 80–82 hari
Biji sedang (11,0 g/100 biji)
Biji besar (16 g/100 biji)
Adaptif lahan kering masam
Toleran karat daun





Panderman



Anjasmoro


Potensi hasil 2,6 t/ha
Potensi hasil 3,7 t/ha
Umur panen 85 hari
Umur panen 82–92 hari
Biji besar (18 g/100 biji)
Biji besar (16 g/100 biji)
Batang kokoh; tahan rebah
Tahan rebah, agak tahan karat daun


polong tidak mudah pecah





Argomulyo



Grobogan


Potensi hasil 3,1 t/ha
Potensi hasil 3,4 ton/ha
Umur panen 80–82 hari
Umur panen 76 hari
Biji besar (16 g/100 biji)
Biji besar (18 g/100 biji)
Tahan rebah, toleran karat daun
Sesuai untuk lahan kering pada awal musim hujan





Gepak Ijo



Gepak Kuning


Potensi hasil 2,7 t/ha
Potensi hasil 2,9 t/ha
Umur panen 76 hari
Umur panen 73 hari
Biji kecil (6,82 g/100 biji)
Biji kecil (8,25 g/100 biji)
Rendemen tahu tinggi
Rendemen tahu tinggi





DETAM-1 (Kedelai Hitam)


DETAM-2 (Kedelai Hitam)

Potensi hasil 3,5 t/ha
Potensi hasil 3,0 t/ha
Umur panen 84 hari
Umur panen 82 hari;
Biji sedang (14,84 g/100 biji)
Biji sedang (13,54 g/100 biji)
Protein 45,36 % bk
Protein 45,58% bk;
Agak tahan pengisap polong
Agak tahan pengisap polong
Sesuai untuk kecap
Agak tahan kekeringan


Sesuai untuk kecap





SHR/WIL-60 (Calon Varietas)




Hasil rata-rata 3,0 t/ha


Genjah, umur panen 73 hari


Biji sedang (12 g/100 biji)


Biji bulat dan kuning mengkilat







hama Umur tanaman (hari)
<10 11–30 31–50 51–70 >70
1. Ophiomya phaseoli +++ +
2. Melanagromyza sojae + +
3. M. dolichostigma +++ +
4. Agrotis spp. ++ +
5. Longitarsus suturellinus + + + +
6. Aphis glycines + ++ +
7. Bemisia tabaci +++ +++ ++ +
8. Phaedonia inclusa +++ +++ +++
9. Spodoptera litura +++ +++ ++
10. Chrysodeixis chalcites + ++ ++
11. Lamprosema indicata + + +
12. Helicoverpa sp. +++ +++
13. Etiella spp. ++ +++
14. Riptortus linearis +++ +++ ++
15. Nezara viridula +++ +++ ++
16. Piezodorus hybneri +++ +++ ++
+ = kehadirannya saat itu kurang membahayakan;
++ = kehadirannya saat itu membahayakan;
+++ = kehadirannya saat itu sangat membahayakan;
– = kemungkinan kehadirannya kecil.
Sumber: Tengkano dan Soehardjan (1985).