Info Teknologi » Vima 4 dan Vima 5: VUB Kacang Hijau Umur Genjah, Hasil Tinggi, Toleran Hama Thrips dan Penyakit Tular Tanah

Biji dan polong kacang hijau Vima 4.

Biji dan polong kacang hijau Vima 4.

Kacang hijau umur genjah dan hasil tinggi potensial dikembangkan baik di lahan sawah maupun lahan kering. Pada lahan kering, kacang hijau biasa ditanam sesudah padi gogo atau jagung, sehingga sifat umur genjah dan tahan kekeringan menjadi prioritas utama.

Pada daerah-daerah dengan keterbatasan tenaga kerja, maka varietas kacang hijau yang memiliki karakteristik masak serempak dan hasil tinggi menjadi pilihan utama. Di lahan sawah posisi pola tanam kacang hijau juga pada kedudukan terakhir, bahkan sangat mungkin ditanam pada lahan sawah bekas padi yang diberokan, karena tidak adanya pengairan, sehingga karakteristik tahan kering dan masak serempak merupakan dua karakter yang harus dipunyai oleh suatu varietas.

Vima 4 memiliki potensi hasil 2,32 t/ha dengan rata-rata 1,91 t/ha, di atas varietas pembanding Kutilang dan Vima 1 (1,75 t/ha). Dari hasil uji adaptasi diketahui bahwa Vima 4 beradaptasi sangat baik terutama pada daerah optimal.

Varietas ini memiliki umur panen 56 hari, masak serempak, polong tidak mudah pecah, warna polong hitam dan biji hijau mengkilap dengan ukuran biji besar (6,62g/100 butir). Selain itu varietas ini termasuk agak tahan hama thrips dan penyakit embun tepung.

Karakter agronomi kacang hijau varietas Vima 4 dan Vima 5 pada uji adaptasi
Genotipe Umur masak (HST) Panen I (%) Tinggi tanaman (cm) Berat 100 biji (gr) Hasil biji (t/ha) Warna Polong Warna Biji
Vima 5 56 84 62,4 6,57 1,84 Cokelat Hijau Kusam
Vima 4 56 85 62,1 6,62 1,91 Hitam Hijau Mengkilap
Vima 1 55 86 57,0 6,22 1,75 Hitam Hijau Kusam
Kutilang 57 84 62,6 7,29 1,75 Hitam Hijau Mengkilap
Biji dan polong kacang hijau Vima 5.

Biji dan polong kacang hijau Vima 5.

Vima 5 memiliki potensi hasil 2,34 t/ha dengan rata-rata 1,84 t/ha, juga lebih baik dari Varietas Vima 1 dan Kutilang sebagai pembanding. Varietas ini memiliki daya adaptasi baik pada daerah suboptimal, umur panen genjah (56 hari), masak serempak dan polong tidak mudah pecah, warna biji hijau kusam, ukuran biji 6,57 g/100 butir.

Selain itu juga tergolong agak tahan hama thrips dan penyakit embun tepung. Keunggulan lain dari Varietas Vima 5 adalah kesesuaian untuk dibuat kecambah, karena dari 1 kg biji mampu menghasilkan kecambah sebanyak 5,16 kg. Karakteristik pembeda dengan varietas yang lain adalah warna hipokotilnya ungu dengan warna polong coklat. Hal ini akan lebih memperkaya petani untuk memilih varietas yang akan dibudidayakan.

Hingga saat ini banyak petani terutama di Provinsi Jawa Tengah menginginkan menanam kacang hijau dengan karakteristik warna polong coklat dengan warna biji hijau kusam. Dengan dilepasnya Varietas Vima 5 akan membuka peluang bagi petani untuk lebih bergairah dalam budidaya kacang hijau.

Rudi Iswanto