Liputan Media » [SINAR TANI] Kacang Tanah Gundul, Produktivitasnya Gondrong

news_4_1486367604Kacang tanah menjadi satu dari banyak komoditi pertanian yang kini belum banyak tersentuh. Padahal potensi pasar, termasuk permintaan dari kalangan industri sangat lah besar.

Salah satu varietas baru yang punya potensi untuk dikembangkan adalah kacang tanah gundul. Meski namanya gundul, tapi produktivitasnya gondrong (banyak). Jenis kacang tanah tersebut berkembang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Kabupaten tersebut secara agroekologi memang cocok untuk pengembangan kacang tanah. Terbukti komoditas kacang tanah merupakan komoditas andalan di daerah tersebut. Selain dukungan agroekologi yang sesuai untuk pengembangan kacang tanah, juga telah berkembang industri olahan berbahan baku kacang tanah.

Tri Susanto E.P. dan Sodik dari PBT Madya BPSBTPH Kalimatan Selatan mengatakan, sebenarnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah ada beberapa jenis kacang tanah yang dikenal. Yakni, Gundul, Simpun, dan Kampung serta jenis kacang lokal lainnya.

Data Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi), dari 100 jenis koleksi yang dimiliki lembaga tersebut, ternyata tidak ada yang sama dengan kacang tanah lokal gundul dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Untuk itu dilanjutkan pengujian observasi, pendaftaran ke Kementerian Pertanian dan pengajuan pelepasan varietas.

Berkembang Sejak 1997

Tri Susanto mengatakan, kacang tanah lokal Gundul berkembang sejak tahun 1997 dan mulai dikenal luas sekitar tahun 2000-an. Kacang tersebut telah diobservasi dan diajukan pendaftaran dan pelepasan varietas pada tahun 2013 oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dalam pendaftaran bekerjasama dengan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Kalimantan Selatan dan Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) Malang. Saat ini kacang tanah Gundul telah terdaftar dengan sertifikat Tanda Daftar Varietas Tanaman varietas lokal Nomor:108/PVL/2013, tanggal 2 Desember 2013.

Sumber