Liputan Media » Singkong Deli Serdang menuju New Zealand

info_media_4_oktSelasa, 3 September 2017.  Berita ekspor komoditas pertanian kali ini adalah tentang singkong atau ketela pohon atau ubi kayu. Singkong dengan nama latin Manihot esculenta Cranz merupakan tanaman tropis yang banyak ditemukan di Indonesia.

Kenapa banyak ditemukan ya salah satunya karena tanaman ini termasuk tanaman yang gampang tumbuh. Umbi dari tanaman ini sebagai sumber kabohidrat dan daunnya digunakan untuk sayuran.

Singkong juga diketahui menjadi salah satu sumber karbohidrat terbesar di negara-negara tropis setelah padi dan jagung. Untuk mendapatkan umbinya juga tidak memerlukan banyak teknik dan metode.

info_media_4_oktaMenurut beberapa sumber bacaan, cara menanamnya cukup mudah yaitu dengan menancapkan batang yang kira-kira berukuran 20 cm dan selanjutnya 1/3 bagian ditancapkan ke dalam tanah dan 2/3 bagiannya dibiarkan berada di luar tanah.

Dalam proses penanaman ini perlu dilihat juga mata tunasnya agar jangan sampai terbalik dan biasanya dipanen saat berumur 8-9 bulan.

Proses pasca panennya juga tidak ribet-ribet amat. Melalui PT. Jaya Indah Selalu (JIS) yang beralamat di Jl. Karya Dharma Kab. Deli Serdang, sebanyak 13 ton singkong beku dikirim menuju Selandia Baru.

info_media_4_oktbProses pengolahannya berawal dari bahan baku singkong yang didapat dari Limau Manis Kab. Deli Serdang Prov. Sumatera Utara, selanjutnya bahan baku singkong disortir ukurannya.

Setelah tahapan ini selesai selanjutnya singkong dikupas dan dipotong dengan panjang kira-kira 25 cm (sesuai permintaan pembeli). Tahapan selanjutnya singkong dicuci dengan air bersih, dikemas masing-masing dengan ukuran 2 kg dan dimasukkan ke refrigerator bersuhu -20 derajat celcius (hingga beku).

Menurut informasi dari salah satu karyawan PT.JIS, singkong beku yang dikirim ke Selandia Baru ini diperuntukkan untuk konsumsi. Ternyata suka juga ya orang luar dengan komoditas pertanian kita?

info_media_4_oktcSingkong yang tadinya hanya bernilai ekonomi biasa bisa menjadi lebih bernilai dengan sentuhan-sentuhan pasca panen yang baik dan inovatif. Karantina Pertanian disini berperan untuk memastikan komoditas pertanian yang dilalulintaskan bebas dari organisme pengganggu tumbuhan.

Apalagi ya yang kira-kira di ekspor dari pelabuhan laut Belawan Provinsi Sumatera Utara? Pantau terus website kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang kegiatan ekspor komoditas pertanian ya. (http://bbkpbelawan.karantina.pertanian.go.id)