SDM Profesional » Dr. Rudi Iswanto

NIP

197001271999031001

Pendidikan

S3

Jabatan

Peneliti Pertama

Kelompok Peneliti

Pemuliaan

Komoditas

Kacang Hijau

Email

rudiRudi Iswanto lahir di Malang pada tanggal 27 Januari 1970. Pendidikan sekolah dasar hingga SMA diselesaikan di kota Kediri. Mendapatkan gelar Sarjana Pertanian pada tahun 1993 dari Fakultas Pertanian Universitas Jember. Selepas mendapatkan gelar Sarjana yang bersangkutan bekerja di PT Samudra Ferro Engineering di Bontang Kaltim sampai 1995, kemudian bekerja di perkebunan tembakau bawah naungan PT Tarutama Nusantara di Jember hingga 1998.

Pada tahun 1999 diterima sebagai PNS di Balitkabi masuk kelompok peneliti Plasma Nutfah dan Pemuliaan Tanaman. Pada tahun yang sama mengikuti pendidikan penyetaraan peneliti non pemuliaan pada bidang pemuliaan di Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran dengan sumber dana proyek ARM II. Tahun 2000 berkesempatan mengikuti pendidikan jenjang S2 di universitas Padjajaran dan lulus tahun 2003. Selepas menyelesaikan pendidikan, yang bersangkutan bekerja di pemuliaan kacang hijau hingga sekarang dan telah melepas delapan varietas unggul kacang hijau. Selain sebagai pemulia juga membantu di bagian desiminasi dan pada 2004 bertugas mengawal kegiatan Primatani di Sumbawa Besar. Pada tahun 2008 berkesempatan menempuh jenjang pendidikan S3 di Universitas Brawijaya Malang dan memperoleh gelar doktor pada tahun 2013.

Jenjang peneliti pertama di bidang pemuliaan diperoleh pada tahun 2006. Pada tahun yang sama bertugas mengawal kegiatan pengembangan padi dan kedelai di Merauke. Pada tahun 2008 mengemban tugas di bagian pemasaran UKT/UPBS Balitkabi. Terkait dengan tugasnya sebagai peneliti, yang bersangkutan aktif melaksanakan kegiatan diseminasi hasil penelitian melalui publikasi dan sebagai narasumber di dalam pelatihan/sosialisasi peneliti, teknisi, petani, penangkar, penyuluh, dan petugas pertanian lainnya, membimbing mahasiswa, serta mengikuti seminar/pertemuan ilmiah nasional.

Pada tahun 2013 hingga pertengahan 2017 yang bersangkutan dipercaya sebagai Ketua Kelti Plasma Nutfah dan pemuliaan tanaman, hingga pada Agustus 2017 dilantik dalam jabatan baru sebagai Kepala Seksi Pelayanan Teknik Balitkabi hingga sekarang.