Uncategorized » Oral Presenter pada Euro-Global Conference on Food Science, Agronomy, and Technology di Roma, Italia

Foto bersama sebagian peserta FAT 2018 dari Indonesia, Filipina, Jamaica, Peru, dan Spanyol.

Foto bersama sebagian peserta FAT 2018 dari Indonesia, Filipina, Jamaica, Peru, dan Spanyol.

Dalam rangka penyebarluasan hasil penelitian dan membangun jejaring (network) dengan lembaga penelitian lainnya, dua peneliti Balitkabi mendapat kesempatan dan dukungan dana dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian/SMART-D Project untuk mengikuti Eorp-Global Conference on Food Science, Agronomy and Technology (FAT) 2018 pada tanggal 20–22 September 2018 di Roma, Italia sebagai oral presenter. Acara ini dilaksanakan di Aurelio, Roma oleh FAT 2018 organizing committee dengan ketua panitia Dr. Michael Davidson dari Davidson Consultants, USA dan Dr. Thomas Goudoulas dari Technical University of Munich, Germany.

Sekitar 100 orang peserta hadir pada acara pembukaan dengan keynote speaker Dr. Michael Davidson yang menyampaikan paparannya mengenai “Climate-smart agriculture unpacked”. Inti dari paparan ini adalah menggabungkan teori dan praktek CSA (Climate-smart Agriculture) dalam mengantisipasi sumber daya alam yang semakin terbatas, yakni meliputi mitigation (usahatani tanpa merusak lingkungan), adaptation (menyesuaikan dengan perubahan lingkungan), dan innovation, antara lain irigasi dengan metode air injection; hydretain (merubah uap air menjadi air); dan menghitung ET = Equation of Transpiration tanaman menggunakan evaporator untuk estimasi jumlah kebutuhan dan aliran air dalam irigasi. Di samping itu, tiga keynote speaker lainnya, yakni Dr. Thomas Goudoulas, Prof. Solomon Nfor dari St. Philip’s College, USA dan Prof. K.G. Dande dari Mahatma Basweshwar College, India masing-masing menyampaikan paparan mengenai Rheology and transition phase of binary gelatin/alginate gels, The using of civic engagement learning model in local communities dan An economic prospective of the rise of Indian traditional dairy products.

Keynote speaker Dr. Michael Davidson dari Davidson Consultants, USA (kanan) dan Dr. Thomas Goudoulas dari Technical University of Munich, Germany (kiri) menyampaikan paparannya.

Keynote speaker Dr. Michael Davidson dari Davidson Consultants, USA (kanan) dan Dr. Thomas Goudoulas dari Technical University of Munich, Germany (kiri) menyampaikan paparannya.

Sekitar 75% dari total 30 makalah oral dan 32 makalah poster yang dipresentasikan pada acara tersebut berkaitan dengan ilmu dan teknologi pangan, sisanya berhubungan dengan agronomi dan ilmu pertanian lainnya, termasuk peternakan. Peserta berasal dari 26 negara, di antaranya Indonesia, India, China, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Brazil, Turki, USA, Australia, Italia, Jerman, Kroasia, Mozambiq, Mexico, Jamaica, Peru, Kenya, Suriah, Portugal, Chili, Spanyol, dan Tunisia yang sebagian besar berasal dari perguruan tinggi, diikuti lembaga penelitian dan perusahaan swasta. Komoditas pertanian yang dipresentasikan juga sangat beragam, termasuk komoditas peternakan. Peserta dari Indonesia terdiri atas dua orang dari Balitkabi, satu dari BPTP Maluku Utara dan satu orang dari Universitas Muhammadiyah Semarang. Makalah yang disampaikan dari Balitkabi, adalah:

  1. The role of pre and post-harvest technology on pod yield and quality of peanut (Arachis hypogaea) kernels oleh Agustina Asri Rahmianna, Joko Purnomo, dan Joko Susilo Utomo
  2. Effect of preparation methods on chemical composition and aflatoxin content of peanut products oleh Erliana Ginting, Agustina Asri Rahmianna, dan Eriyanto Yusnawan.

Secara umum, materi/topik hasil penelitian yang disampaikan tidak kalah dengan presenter lainnya. Namun dari aspek metodologi, oleh karena makalah yang disampaikan lebih banyak merupakan penelitian laboratorium, tampak lebih advanced karena menggunakan peralatan/instrument yang canggih dengan parameter pengamatan yang lebih spesifik, sementara penelitian kita lebih ke aspek aplikasinya, sehingga memberi warna/variasi topik dalam pertemuan tersebut.

Forum pertemuan ilmiah internasional seperti ini sangat bermanfaat bagi peneliti untuk menyampaikan hasil penelitiannya, menambah pengetahuan, pengalaman, wawasan, dan jejaring dengan komunitas/lembaga penelitian di luar negeri sesuai dengan tagline Balitbangtan science, innovation and networks. Khusus untuk bidang ilmu dan teknologi pangan, beberapa isu baru tentang sifat rheology bahan, aplikasi nano teknologi, dan pangan fungsional juga memberi inspirasi untuk mengeksplorasi penelitian sejenis menggunakan komoditas aneka kacang dan umbi. Kesempatan ini juga dapat dipakai untuk belajar bagaimana mengelola pertemuan ilmiah tingkat internasional, Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala Balitbangtan dan SMART-D Project yang telah berkenan memberi kesempatan kepada kami untuk mengikuti kegiatan ini.

Presentasi peserta dari Balitkabi Ir. Erliana Ginting, M.Sc. (kanan) dan Dr. A.A. Rahmianna (kiri).

Presentasi peserta dari Balitkabi Ir. Erliana Ginting, M.Sc. (kanan) dan Dr. A.A. Rahmianna (kiri).

EG/AAR