Uncategorized » Perbaikan Genetik Kacang Tanah

Galur kacang tanah tahan dan rentan layu bakteri

Galur Kacang Tanah Tahan Layu Bakteri

Penyakit layu yang disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum semakin berat serangannya di daerah pengembangan tanaman kacang tanah. Infeksi berpeluang terjadi sejak tanaman berumur satu minggu hingga saat panen, dan seringkali menyebabkan kehilangan hasil yang besar. Dari seleksi yang dilakukan di daerah endemik penyakit layu bakteri di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2006–2008 diperoleh sembilan galur memiliki ketahanan yang tinggi dengan jumlah tanaman layu antara 0-1%, serta produktivitas antara 2,20-3,76 t/ha polong kering di atas varietas varietas pembanding Kancil yang menghasilkan 2,2 t/ha polong kering. Galur yang terpilih tergolong tipe Spanish, bentuk polong bagus, ukuran biji kecil sampai sedang. Tingkat ketahanan serta daya hasilnya yang tinggi siap untuk dikaji daya hasil lanjut.

Galur kacang tanah tahan dan rentan layu bakteri

Galur Kacang Tanah Tahan Penyakit Karat dan Bercak Daun

Penyakit bercak daun yang disebabkan oleh cendawan Spaeoisariopsis personata, dan penyakit karat daun yang disebabkan oleh cendawan Puccinia arachidis mulai menyerang tanaman kacang tanah saat tanaman berumur sekitar 50–60 hari hingga panen. Karena serangan terjadi pada pertengahan menjelang akhir pertumbuhan tanaman, serangan penyakit tersebut seringkali dianggap sebagai pertanda bahwa tanaman telah tua dan siap panen.

Telah diperoleh delapan galur kacang tanah yang memiliki tingkat ketahanan tinggi terhadap penyakit karat dan bercak daun masing-masing dengan skor 2,5-3 dan 3-4 pada 100 hari setelah tanam. Hasil polong kering berkisar antara 2,4 hingga 2,7 t/ha. Hampir seluruh galur terpilih bertipe Spanish, dengan ukuran biji mulai sedang hingga agak besar. Warna kulit biji merah muda cerah merupakan salah satu karakter unggul yang membedakan terhadap varietas lain. Warna yang cerah mendekati putih diminati oleh sebagian konsumen, khususnya industri makanan olahan.

Galur kacang tanah tahan penyakit karat daun

Galur Kacang Tanah Berumur Genjah

Varietas berumur genjah ke depan akan semakin penting, dan perbaikan genetik ke arah itu mempunyai urgensi yang tinggi. Varietas berumur genjah dimaksudkan untuk 1). mengantisipasi masalah kekurangan air, khususnya untuk daerah yang memiliki musim hujan pendek, 2). juga untuk menghindarkan pertanaman dari serangan penyakit karat dan bercak daun yang menyerang di akhir musim kemarau pada kondisi yang sangat kering. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal biasanya diperlukan sedikitnya 2-3 kali pengendalian penyakit karat dan bercak daun. Dengan panen yang lebih cepat akan dapat menekan risiko penurunan kualitas biji karena infeksi penyakit daun, 3). Umur panen yang pendek juga memperbesar peluang untuk dijadikan komponen dalam berbagai pola tanam.

Kegiatan pemuliaan untuk menghasilkan varietas unggul kacang tanah genjah telah mendapatkan sepuluh galur terpilih. Galur-galur tersebut memiliki umur berbunga antara 27–28,5 hari; umur berbunga relatif sama dengan varietas pembanding Kancil. Galur-galur tersebut dapat dipanen pada umur 82 hari dengan hasil polong kering antara 1,7–2,3 t/ha, dan lebih tinggi dari Kancil (1,5 t/ha). Hasil tertinggi dicapai galur Ch/Gj-2000-b-616-24-4 (2,3 t/ha).