Berita » Akselerasi Diseminasi Balitbangtan

dsc_2582

Foto bersama Raker Terpadu kelompok Diseminasi

Rapat kerja gabungan Puslitbang empat komoditas yaitu Pangan, Perkebunan, Hortikultura dan Peternakan yang telah dilaksanakan awal April 2019 juga membahas khusus mengenai diseminasi. Teknologi yang dihasilkan Balitbangtan yang akan dihilirisasi dan dikembangkan harus mempunyai nilai tambah, daya saing, dan berorientasi ketahanan pangan. Sehingga tujuan akhir adopsi teknologi Balitbangtan oleh petani dan masyarakat tidak hanya tercapainya kesejahteraan petani namun juga kemakmuran masyarakat.
Pada sidang kelompok Diseminasi, sebagai moderator adalah Ir. Jelfina C. Alouw, M.Sc., Ph.D. dan sebagai narasumber Seta Nurmalasari, M.Sc. Pada diskusi dibahas mengenai strategi percepatan diseminasi yang bertujuan untuk menjembatani teknologi di bidang pangan, perkebunan, hortikultura dan peternakan sehingga lebih cepat dimanfaatkan oleh pengguna baik petani maupun industri. Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry dalam arahannya menyampaikan agar UK/UPT di bawah Balitbangtan dapat mempromosikan teknologi yang telah dihasilkan Balitbangtan (dengan branding Balitbangtan) misalnya Balitkabi tidak hanya mendiseminasikan inovasi teknologi komoditas Akabi saja tetapi juga teknologi-teknologi dari UK/UPT lainnya di bawah Balitbangtan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat penyebaran berbagai teknologi yang telah dihasilkan Balitbangtan. Diseminasi diarahkan agar lebih spesifik, berdasar preferensi pasar, dan berbasis kawasan sesuai Permentan No. 18 Tahun 2018 tentang pedoman pengembangan kawasan pertanian.

dsc_2560
Akselerasi diseminasi dapat dilakukan Balitbangtan berdasar kebutuhan pengguna. Hal ini juga akan mempercepat adopsi teknologi. Selain itu akselerasi pengembangan dan penerapan inovasi Balitbangtan dapat dilakukan antara lain dengan: Bussines Meeting/Matching, Promosi IIARD, Produksi Informasi Ringkas Teknologi, Kegiatan Agro Inovasi Fair, Promosi on the spot, Promosi Berbasis Permintaan Mitra, Promosi Teknologi Balitbangtan Tematik, Promosi Melalui Keikutsertaan dalam Lomba, Pengembangan Inkubator Teknologi, Kolaborasi dengan Lintas Stakeholders, Pengembangan TTP-TSP, Promosi sebelum Inovasi dilepas, Penggunaan IT/Medsos, Kolaborasi dengan swasta untuk promosi teknologi, Promosi Tingkat internal eselon 1 Kementan-Lintas Eselon 1 Luar Kementan, Promosi Tingkat Anggota Legislatif, Pemda dan Swasta.
Salah satu program Balitbangtan yang diharapkan dapat diterima dan diadopsi oleh masyarakat adalah SAPIRA (Kawasan Pertanian Sejahtera) yang dilakukan dengan berbasis kawasan dan korporasi. Oleh karena itu, untuk suksesnya program tersebut, perlu dukungan dan kerja sama semua stakeholders (Balitbangtan, ditjen teknis, swasta dan PT). Dalam hal ini BPTP, Puslitbang/BB/Balit sebagai penyedia teknologi, Ditjen Teknis dan Pemda sebagai pengguna teknologi dan pengelola kawasan serta pihak swasta sebagai penyedia logistik teknologi. Kegiatan diseminasi masing-masing UPT Balitbangtan dapat ditingkatkan dan dikoordinasikan di tingkat Balitbangtan.

dsc_2571
Pada akhir acara raker, dirumuskan beberapa hal mengenai diseminasi antara lain: 1) Strategi akselerasi diseminasi teknologi pertanian 2019 – 2020 melalui program SAPIRA, 2) Akselerasi pengembangan inovasi Balitbangtan, 3) Publikasi, dan 4) Kerja sama.

FCI/KN