Berita » Angkat Pangan Lokal KKP Kab. Sukamara Berlatih di Balitkabi

Bersamaan dengan kegiatan Wanita Kreatif dari Kab. Aceh Utara, pada tanggal 19-20 Februari 2013, Balitkabi juga menerima 23 orang peserta pelatihan dari Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kab. Sukamara Kalimantan Tengah. Mereka tediri dari 5 orang camat, 10 Kepala Desa dan 2 perangkat desa, serta 5 staf KKP Kab. Sukamara sebagai pendamping. Pimpinan rombongan, Ir. Irlan Khodriansyah, Kepala KKP Kab. Sukamara, Kalimantan Tengah menuturkan bahwa kedatangan mereka ke Balitkabi untuk mendukung program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) dengan memberdayakan sumber pangan lokal.

Pak Irlan mengatakan bahwa bahan pangan lokal tersedia cukup banyak, namun pemanfaatannya belum maksimal. Kebetulan tahun ini Kabupaten Sukamara mendapatkan program P2KP untuk 10 desa. “Harapannya para Bapak Camat dan Kepala Desa ini mampu menyebarkan pengetahuan yang diperoleh ke masyarakat, sehingga bahan pangan lokal dapat dimanfaatkan secara optimal”, kata pak Irlan.

Selain berlatih membuat olahan dari bahan umbi-umbian, peserta dari Sukamara ini belajar membuat tepung kassava modifikasi (mocaf), sehubungan dengan rencana pembangunan pabrik mocaf oleh investor swasta di Kalteng dan mengunjungi KRPL di Malang Raya untuk perbandingan KRPL yang akan dikembangkan di Sukamara.

Sebelum praktik olahan, peserta mendapat gambaran tentang varietas-varietas unggul ubikayu, ubijalar dan umbi-umbi potensial serta produk olahannya yang disampaikan oleh Ir. Erliana Ginting, MSc. Selanjutnya praktik olahan, peserta yang mayoritas bapak-bapak tampak serius memperhatikan pemandu membuat aneka olahan dari umbi-umbian dan kacang tanah. Produk olahan yang dipraktikkan meliputi es krim, onde-onde, selai, kue mangkok, pukis, dan martabak manis ubi jalar, wingko, brownies, pohong keju, cassava blanca dari ubikayu, mie dari kimpul (mbote), dan kue kering dari pati garut serta kacang lemak rendah.

1. Ir. Irlan Khodriansyah, Kepala KKP Kab. Sukamara Kalteng bersama peserta saat pelatihan membuat kacang lemak rendah di Balitkabi

2. Peserta pelatihan Kab. Sukamara sedang menggunakan alat peniris minyak untuk membuat kacang tanah lemak rendah

Dilatihkan pula pengolahan tepung mocaf menggunakan Starter Bimof produksi BB Pascapanen Bogor. Selain itu sebagian peserta juga menyempatkan diri untuk memilih dan memperoleh aneka benih varietas unggul kacang-kacangan, stek ubijalar dan stek ubikayu untuk dikembangkan di Sukamara. Seusai praktik olahan, pada hari berikutnya, 21 Februari 2013 peserta melakukan field trip ke Bakpao Telo Lawang, dilanjutkan kunjungan M-KRPL di halaman BPTP Jatim dan KRPL di Desa Girimoyo, Karangploso, yang merupakan contoh KRPL binaan BPTP Jatim. Aneka tanaman sayuran, umbi-umbian dan buah tumbuh subur memenuhi halaman BPTP Jatim. Penanaman dilakukan di polybag dan pralon untuk lahan yang sempit. Peserta ada yang tertarik membawa tanaman strawberry untuk dikembangkan di Sukamara. Selanjutnya peserta diajak wisata petik apel dan strawberry di Kusuma Agrowisata Batu Malang. Kondisi lahan pertanian dan cuaca di tempat wisata ini mirip dengan kondisi di Kab. Sukamara. Sehingga peserta dapat melihat-lihat jenis tanaman dan cara bercocok tanam sesuai untuk dikembangkan di dataran tinggi.


3. Peserta dari KKP Kab. Sukamara (para bapak camat dan kades) bergabung dengan peserta dari Aceh Utara mencermati dan praktik aneka olahan dari kabi

4. Foto bersama Peserta Pelatihan Kab. Sukamara dan Wakil Bupati Aceh Utara dengan Panitia Sosialisasi Pengolahan Kabi di halaman Balitkabi

Nur/Erli/Sagit/Win