Berita » Apa Terobosan Inovasi 5–10 Tahun Ke Depan?

Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas, yang menjadi tema Rakernas Pembangunan Pertanian 2013, benar-benar ditindaklanjuti oleh jajaran Badan Litbang Pertanian, diawali oleh Raker Badan Litbang Pertanian 17–20 Januari 2013. Lalu, Puslitbang Tanaman Pangan menindaklanjuti pada21 Januari 2013, di Aula Puslitbang Tanaman Pangan, diikuti oleh Kepala Balai, Ketua Program, Jajaran Eselon IV, serta peneliti dari Kelti Analisis Kebijakan lingkup Puslitbang Tanaman Pangan. Mengawali arahannya, Dr. Hasil Sembiring M.Sc, mempertanyakan apa inovasi tanaman pangan 5–10 tahun kedepan? Pertanyaan yang benar-benar menggelitik peneliti untuk sesegera mungkin menyusun langkah-langkah konkrit. Kapuslitbang Tanaman Pangan juga meminta kita semua memperhatikan poin-poin penting Raker Litbang yaitu: (1) Memahami dan menindaklanjuti rumusan Raker Litbang, (2) Tampilkan UPBS agar benar-benar high profile, jangan ecek-ecek.Khusus UPBS Balitkabi, benar-benar ditata, jangan memalukan, (3) Pencanangan green office Kanpus Litbang, harus disikapi untuk diterapkan di seluruh UK/UPT lingkup Litbang, (4) Segera lakukan penghapusan aset yang tidak terpakai dan menumpuk, (5) Sosialisasikan hasil Raker Litbang dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Raker di Puslitbangtan, (6) Dengan tekanan lebih tegas, Pak Kapus meminta web ditata dan dianggarkan, tidak boleh tidak, (7) Realisasikan dan realokasikan dana pengiriman benih, (8) Rencanakan dan realiasikan belanja modal 2013, harus berkualitas, sehingga ruang kerja tidak kumuh, (9) Sikapi dan realisasikan dengan sungguh-sungguh dan nyata diterimanya tunjangan kinerja dan naiknya tunjangan fungsional, dengan meningkatkan kinerja masing-masing pegawai, (10) Perkuat pendampingan SL-PTT, koordinasikan secara baik, pahami tugas masing-masing. Untuk mengingatkan tugas dan target 2013, Kabid PE Puslitbangtan menyampaikan butir-butir yang harus dicapai oleh setiap UPT, menyandingkannya dengan kenaikan anggaran 2013. Sebagai wacana pemikiran, disampaikan juga butir-butir pikiran tentang Penelitian Teknologi Terobosan oleh Prof. Dr. Zulkifli, yang didasarkan atas arahan dan program di Ditjentan yang berupa: (1) kapan dan di mana produksi tinggi tanaman pangan dicapai, (2) Program mekanisasi, (3) Rumusan serangan OPT, (4) Masalah banjir dan kekeringan, dan (5) Penguatan database pertanian spesifik lokasi. Peneliti di masing-masing UPT dapat melakukan kajian yang mendalam, minimal dalam satu kawasan dan satu topik permasalahan. Dalam RTL Raker Litbang, masing-masing UPT menyampaikan kinerja 2012, terobosan 2013 dan efisiensi anggaran 2013. Kinerja Balitkabi 2012 dalam memenuhi target IKU di atas 100%. Bahkan pada beberapa sisi seperi gelar teknologi, web, seminar, teknologi baru, bahkan pelayanan kepada mitra kerja, mahasiswa dan pelajar, jajaran Balitkabi melakukannya sangat optimal. Program unggulan masing-masing UPT, diminta tetap mengikuti apa yang telah disampaikan oleh Kepala Badan Litbang Pertanian saat Rakernas di antaranya adalah jabalsim sebagai penguat perbenihan nasional. Balitkabi juga diminta memetakan jabalsim pada 7 sentra produksi kedelai di Indonesia. Pada akhir Tindak Lanjut Raker Litbang, Kapuslitbang Tanaman Pangan, mengingatkan kembali akan: (1) Kepala Balai melihat kembali output dan sasaran setiap RPTP, tugas kita adalah juga menjawab dan merespons permintaan Ditjentan. Jangan sampai RPTP tidak jelas mau ke mana dan apa hasilnya, (2) Lihat kembali program-program terobosan dan unggulan, diskusikan dengan peneliti dan diminta dalam waktu seminggu telah ada rumusan terobosan inovasi yang lebih sempurna dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan pertanian nasional, dan (3) Kita semua diminta memperhatikan dan melaksanakan arahan-arahan Menteri Pertanian seperti gunakan produksi dalam negeri pada setiap pertemuan, jangan menyajikan asal impor. Pada akhirnya Dr. Hasil Sembiring memberikan apresiasi atas kerja keras dan kinerja jajaran Puslitbang Tanaman Pangan, dan jangan teledor, kinerja 2013 harus ditingkatkan.