Berita » Badan Litbang Menjajagi Pengembangan Kedelai di Lahan Sawit Palembang

pt_mitra-ogan1

Upaya untuk meningkatkan produksi kedelai menuju swasembada pada tahun 2014 terus digalakkan, dengan program peningkatan produktivitas (intensifikasi) dan perluasan areal (ektensifikasi). Peningkatan produksi kedelai di lahan sawah beresiko karena persaingan dengan jagung, kacang tanah, kacang hijau, dan umbi-umbian. Perluasan penanaman kedelai pun, sesuai arahan Menteri Pertanian, menuju lahan hutan dan perkebunan, saat tanaman pokoknya masih muda. Usaha ini disambut baik oleh Menteri BUMN dan menginstruksikan kepada BUMN untuk mengakomodasi pemanfaatan lahan hutan dan perkebunan untuk peningkatan produksi pangan, termasuk kedelai.

Gayung pun bersambut. PT Mitra Ogan di bawah Rajawali Nusantara Indonesia Grup melalui Direktur Utamanya Elka Wahyudi menghubungi Badan Litbang Pertanian (BPTP Sumatera Selatan dan Balitkabi) untuk bersinergi dalam pengembangan kedelai. PT Mitra Ogan saat ini sedang membuka lahan untuk kelapa sawit seluas 1500 ha, yang nantinya akan dikembangkan 10,000 ha.

Pertemuan, yang dipimpin langsung oleh Dirut PT Mitra Ogan, dilakukan di PT Mitra Ogan pada 10 Agustus 2012. Hadir dalam pertemuan itu, Jajaran staf PT Mitra Ogan, Dr. Rudi Suhendi Kepala BPTP Sumatera Selatan, Dr. Muchlis Adie Kepala Balitkabi, Prof. Dr. Marwoto koordinator penelitian komoditas kedelai Balitkabi, Kasubdin Produksi Tanaman Pangan dan Kasi kacang-kacangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumatera Selatan. Direktur Utama PT Mitra Ogan menjelaskan bahwa untuk pengembangan kedelai PT Mitra Ogan diproyeksikan seluas 1.500 ha di lahan kelapa sawit yang baru tanam pada musim hujan yang lalu. Untuk itu PT Mitra Ogan ingin memperoleh informasi teknologi budidaya kedelai di lahan sawit dari Badan Litbang Pertanian. Pada Pertemuan ini Badan Litbang Pertanian memberikan informasi teknologi budidaya kedelai dan persyaratan tumbuh tanaman kedelai yang optimal.

Pada 11 Agustus 2012, Tim PT Mitra Ogan, yang terdiri dari Direktur Produksi PT Mitra Ogan Dani Fitria, dan staf, bersama Dr Rudi Suhendi, Dr. Muchlis Adie, Prof. Dr. Marwoto observasi ke Perkebunan Kelapa Sawit di Sekayu. Peluang lain untuk menanam kedelai dapat disarankan dengan pemanfaatan lahan sawah untuk padi seluas 1000 ha di OKU Timur yang dikelola oleh PT Laras Astra Kartika yang sama-sama di bawah Rajawali Nusantara Indonesia Group. Pada pola tanam setelah padi dapat ditanam kedelai yang potensi keberhasilanya cukup tinggi. Untuk itu perlu data dukung untuk pengembangan kedelai setelah pola padi sawah.

Di samping peninjauan lapang diadakan diskusi yang dipimpin Direktur Utama PT Mitra Ogan. Dari hasil peninjauan dan diskusi diperoleh informasi tentang beberapa hal yang perlu dipertimbangakan dan ditindaklanjuti untuk pengembangan kedelai di lahan perkebunan sawit.

Tim Badan Litbang Pertanian, Dinas Pertanian dan PT Mitra Ogan berdiskusi dengan materi pengembangan
kedelai di Kebun Kelapa Sawit


Tumpukan kayu bekas pembukaan lahan di antara lorong barisan kelapa sawit

 

Saluran penampungan air di antara 2–3 lorong barisan kelapa sawit


Tim Badan Litbang Pertanian mengambil contoh tanah untuk dianalisis