Berita » Balitkabi Berpartisipasi dalam Pekan Daerah Petani – Nelayan I Kabupaten Tuban

1

Pekan Daerah Petani-Nelayan I Kabupaten Tuban diselenggarakan pada tanggal 4–5 Agustus 2015, bertempat di lapangan Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dengan tema: ”Melalui Pekan Daerah Kita Sukseskan Swasembada Pangan Berkelanjutan”. Pekan daerah dihadiri oleh 2200 orang, yang terdiri dari petani, peternak, alumni magang Jepang, petugas lapangan, pemerhati pertanian, dan Babinsa se Kodim Tuban. Adapun tujuan diadakannya pekan daerah ini adalah membangkitkan semangat dan motivasi petani didalam pembangunan pertanian di Kabupaten Tuban. Kegiatan yang ditampilkan pada pekan daerah tersebut berupa:

  1. Penyerahan penghargaan kepada: petani, peternak, kontaktani, kelembagaan, penyuluh, dan THL teladan,
  2. Penyerahan bantuan berupa: ternak kambing, benih sumber kacang tanah varietas Tuban, beras, burung hantu, dll.
  3. Pameran, yang diikuti oleh UPT Balitbangtan yang ada di Jawa Timur, produsen benih, produsen obat-obatan, produsen alsintan, UKM, dan kelompok tani.
  4. Temuwicara.

Balitkabi ikut berperan dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan beberapa inovasi teknologi yang telah dihasilkan, diantaranya adalah: buku: identifikasi hama dan penyakit kedelai, pedum teknologi produksi benih sumber kedelai, buku kumpulan resep, diskripsi varietas, dan leaflet, benih varietas unggul kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan kacang tunggak, varietas unggul ubijalar, dan produk olahan berupa susu kedelai, jus ubijalar, kue kering, mie, dan kue basah berbahan baku dari aneka umbi.
Acara dibuka oleh Bapak Bupati Kabupaten Tuban. Pada sambutan pembukaan beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada petani dan kelompok tani karena telah berperan aktif dalam pencapaian surplus produk pertanian di Kabupaten Tuban, seperti padi, jagung, singkong, dan ternak. Menurut beliau keberhasilan pembangunan pertanian akan berdampak pada tercapainya ketahanan ekonomi yang mantap. Untuk mendukung keberhasilan pembangunan pertanian, pemerintah Kabupaten Tuban berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur pendukung seperti pembangunan jalan usahatani, eksplorasi sumber air tanah, dan perbaikan saluran irigasi, serta mengoptimalkan embung-embung yang sudah ada untuk mengantisipasi kekeringan. Beliau menyampaikan masih terdapat kendala yang dihadapi dalam peningkatan produksi pertanian, yaitu kelangkaan pupuk. Pada akhir sambutannya beliau menyampaikan harapannya kepada petani untuk mendukung tercapainya program swasembada pangan tahun 2017. Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan temuwicara, dengan narasumber dari: Dinas terkait (Pertanian, PU, Perdagangan dan Koperasi), STTP, Balitjestro, Lolitsapo, Balitkabi, dan Perbankan. Permasalahan yang disampaikan oleh petani secara umum adalah mengenai masalah kekeringan, terbatasnya sumber air, dan juga masalah harga jagung yang mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Adapun pemecahan yang disampaikan oleh nara sumber berkaitan dengan masalah air adalah melalui eksplorasi sumber air oleh Dinas PU, bantuan pompa air oleh Dinas Pertanian, sedangkan masalah harga, Dinas Perdagangan dan Koperasi mengajak petani untuk mengikuti lelang hasil pertanian, dan bekerja sama dengan Bulog.
TS