Berita » Balitkabi Ikuti Apresiasi Ketatausahaan Tata Naskah Dinas dan Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE)

tnde

“Semua UPT Lingkup Kementerian Pertanian wajib menggunakan Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) per 1 April 2019” kata ibu Hesti, Kepala Bagian Kearsipan dan Tata Usaha Kementan pada kegiatan Apresiasi Ketatausahaan Tata Naskah Dinas dan Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) Lingkup Kementan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal Kementan dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 25-27 Maret 2019. Balitkabi yang diwakili oleh Nur Chasanah, Amd mengikuti acara tersebut selama tiga hari. Acara dibuka oleh Dr. Ir Maman Suherman, M.M, Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementan diikuti 150 panitera/staf yang membidangi persuratan dan ketatausahaan perwakilan UPT lingkup Kementan.

Aplikasi TNDE

Aplikasi TNDE

Pelaksanaan TNDE (sesuai Permentan Nomor 41 tahun 2018 tentang Sistem Tata Naskah Dinas Elektronik Kementerian Pertanian) ini bertujuan agar pengelolaan naskah dinas dapat dilakukan dengan cepat, efektif, efisien serta aman sejalan dengan arahan Menteri Pertanian. Pendisposisian surat menjadi sangat penting ketika pimpinan sedang bertugas di luar kota, sehingga disposisi surat menyurat harus terkawal dengan baik, terkini dan informatif.

TNDE (Tata Naskah Dinas Elektronik) adalah aplikasi yang dirancang untuk menangani pengelolaan arsip dinamis. Aplikasi ini adalah web based application dan bersifat multi user. Bahasa pemrograman yang dipergunakan dalam aplikasi ini adalah PHP dan menggunakan database MYSQL.

tnde

Apresiasi Ketatausahaan Tata Naskah Dinas dan Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) Lingkup Kementan di Yogyakarta 25-27/03/2019

Manfaat TNDE diantaranya adalah : (1) Mempercepat penyampaian informasi surat dan disposisi kepada pihak yang dituju, (2) Mengurangi penggunaan kertas (paperless),(3) Dapat diakses melalui Internet dengan menggunakan perangkat mobile,(4) Dokumen otomatis terdokumentasi secara elektronik, dan (5) Posisi surat mudah dilacak.

Pada pengoperasian aplikasi TNDE setiap pengguna memiliki akun yang terdiri atas nama Pengguna (username) dan kata sandi (password) tertentu. Akun pengguna dapat dilakukan penambahan dan perubahan oleh Pengelola/Administrator Pusat dan Administrator Unit sesuai dengan lingkup kewenangannya terutama bila terjadi perubahan Struktur Organisasi.

Saat ini pengembangan aplikasi TNDE dengan bimbingan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) telah dapat mendokumentasikan surat masuk dan surat keluar. Selain itu juga telah tersedia fitur Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dapat digunakan oleh Menteri, Eselon I, serta Eselon II.

Pada kesempatan ini beberapa narasumber baik dari Sekjend. Kementan, ANRI dan Pusdatin menyampaikan beberapa materi terkait Tata naskah Dinas (TND), TNDE dan Penilaian Kinerja dan Tukin. Pengguna Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) antara lain : Menteri, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon 1), Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon 2), Pejabat Administrator (Eselon 3), Pejabat Pengawas (Eselon 4), Pejabat Fungsional Tertentu, Panitera/Sekretaris, dan Registrator/Petugas Pencatat Surat.
NCH