Berita » Balitkabi Ikuti Pelatihan Manajemen Kehumasan

Gambar 1. Peserta Pelatihan Manajemen Kehumasan

Gambar 1. Peserta Pelatihan Manajemen Kehumasan

Komplek Tirta Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) di Ciawi-Bogor menjadi tempat diselenggarakannya Pelatihan Manajemen Kehumasan pada tanggal 20−24 Mei 2019. Pelatihan dengan durasi empat puluh (40) jam pelatihan ini diperuntukkan bagi Petugas Kehumasan dan Pengelola Media Sosial lingkup Kementerian Pertanian. Balitkabi yang diwakili Abi Supiyandi, S. Komp. ikut berpartisipasi dalam Pelatihan Manajemen Kehumasan ini.
Manajemen media sosial bagi instansi pemerintah menjadi hal yang penting di era digital saat ini. Media sosial diharapkan mampu menyampaikan narasi tunggal dan data pendukung terkait kebijakan dan program pemerintah kepada publik dengan tujuan dapat menyamakan pemahaman para pemangku kepentingan dalam berkomunikasi dengan publiknya.

Gambar 2. Suasana Pelatihan

Gambar 2. Suasana Pelatihan

Materi yang disampaikan dibagi menjadi materi dasar, materi penunjang, dan materi inti. Materi dasar meliputi dua hal yaitu : (1) Kebijakan dan program Pembangunan Pertanian (disampaikan oleh Ka PPMKP) dan (2) Strategi Kehumasan di Era Digital (disampaikan oleh KaBiro Kehumasan). Materi inti pelatihan meliputi : (1) Teori Komunikasi Kehumasan (disampaikan oleh Budi Riyanto), (2) Jenis dan Karakteristik Media Sosial (disampaikan oleh Irfan Arifdarma), (3) Interaksi di Media Sosial (disampaikan oleh Kemenkominfo/Indonesia Baik), (4) Produksi Media Sosial (disampaikan oleh Kemenkominfo/Indonesia Baik), dan (5) Monitoring dan Analisis Efektifitas Penggunaan Media Sosial untuk Kehumasan (disampaikan oleh Kemenkominfo/Indonesia Baik). Adapun materi penunjang yaitu : (1) Rencana Tindak lanjut/ RTL (disampaikan oleh Irfan Arifdarma), serta (2) Pre Test dan Post Test (oleh Tim PPMKP).
Pada akhir kegiatan, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan Drs. Lebu, M.M. menyampaikan bahwa media sosial menjadi salah satu keberhasilan diseminasi informasi kinerja pemerintah. “Pengelola Media Sosial Petugas Kehumasan mempunyai peran penting untuk mempublikasikan informasi yang layak dan bertanggung jawab atas apa yang diinformasikannya,” ujar Lebu pada penutupan pelatihan manajemen kehumasan ini.
AbS