Berita » Balitkabi Kembangkan Varietas Unggul Kacang Tanah di Wadung

Peninjauan lapang oleh Kepala Balitkabi/Direktur UPBS (kanan) dan pemulia kacang tanah (kiri)

Peninjauan lapang oleh Kepala Balitkabi/Direktur UPBS (kanan) dan pemulia kacang tanah (kiri)

Inisiasi kerjasama produksi benih beberapa varietas kacang tanah dilakukan bersama dengan Gapoktan Makmur yang dinakhodai oleh Bapak Wasis. Kerjasama tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Balitkabi yang dipimpin oleh Subkoordinator Substansi Jasa Penelitian Balitkabi (B.S. Koentjoro, M. Kom.) pada bulan Oktober 2020 yang lalu.

Sebanyak 10 varietas kacang tanah (Kancil, Katana 1, Katana 2, Tala 1, Talam 1, Talam 2, Takar 1, Tasia 1, Tasia 2, dan Kelinci) dikembangkan pada lahan Kelompok Tani (Poktan) Makmur II yang berada di Desa Wadung, Kecamatan  Pakisaji, Kabupaten Malang. Penanaman yang dilakukan 22 November 2020 seluas 6 ha mendapatkan apresiasi dari jajaran aparat penyuluh maupun POPT, termasuk juga dari perangkat desa.

Pertumbuhan tanaman pada umur dua bulan terlihat subur. Selasa, 26 Januari 2021, Kepala Balitkabi (Dr. Ir. Titik Sundari, M.P.) yang sekaligus juga merupakan Direktur UPBS (Unit Pengelolaan Benih Sumber), didampingi jajaran UPBS dan pemulia Balitkabi, melakukan observasi lapang terhadap pertanaman kacang tanah. Kunjungan lapang dari Balitkabi diterima Suhardi (Kepala Desa Wadung), Sutrimo Adi Wibowo, S.P. (Kepala BPP Pakisaji), Edy Purwanto (Mantri Tani), Pramudianto (POPT Kecamatan Pakisaji), Nurul Farida (PPL Desa Wadung), Wasis (Ketua Gapoktan Makmur), Robiul Huda (Ketua Poktan Makmur II), dan beberapa petani anggota kelompok.

Titik menyampaikan bahwa kerjasama ini bagus sekali dan ke depan supaya ditingkatkan lagi. “Ini peluang yang sangat bagus bagi Balitkabi untuk membina petani yang ada di sekitar lokasi kantor Balitkabi. Ke depan tidak hanya kacang tanah, namun juga komoditas lain seperti kacang hijau, ubi jalar, dan ubi kayu, disesuaikan dengan potensi lahan yang ada,” kata Titik di hadapan para petani.

“Selama ini petani menanam benih kacang tanah asalan yang dibeli di pasar tanpa tahu varietasnya,” kata Robiul. Dengan adanya kerjasama ini, dan ditanamnya benih varietas unggul, harapannya ada peningkatan produktivitas dari semula sekitar 1,6 t/ha, sehingga ada peningkatan pendapatan petani.

Suhardi selaku Kepala Desa Wadung menyampaikan rasa terimakasih kepada Kepala Balitkabi karena sudah bersedia memberi pendampingan kepada kelompok tani di wilayahnya. “Saya berharap kerjasama ini bisa diteruskan dan dikembangkan lagi. Tidak hanya dari aspek budi daya, namun juga pengolahannya,” harap Suhardi. Harapan tersebut mendapat sambutan baik dari Kepala Balitkabi, karena produk olahan aneka kacang dan umbi mempunyai prospek pasar yang bagus, apalagi Desa Wadung memiliki potensi sebagai daerah wisata.

Diskusi bersama Kepala Desa Wadung

Diskusi bersama Kepala Desa Wadung

Keragaan 10 varietas unggul kacang tanah

Keragaan 10 varietas unggul kacang tanah

KN