Berita ยป Balitkabi Lakukan Kerja Sama dengan SFSA

sigenta_1Balitkabi sebagai lembaga riset dan juga telah ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Aneka Kacang dan Umbi (Akabi) perlu membangun dan memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga lain. Pada 12 Februari 2019 di Balitkabi telah dilakukan penandatanganan kerja sama antara Balitkabi dengan Syngenta Foundation for Sustainable Agriculture – SFSA Indonesia. Hadir pada acara tersebut adalah Country Manager SFSA Indonesia, Teddy Tambu, didampingi oleh Reza. Balitkabi diwakili oleh BS. Koencoro, S.P., M.Kom., (Kasi.Jasa Penelitian), Dian Adi Anggraeni, S.T.P, M.Agr.Sc, Intarti, S.P dan Dr. M. Muchlish Adie

Program SFSA mencakup tiga aspek yaitu AgriServices, Seeds2B, dan Risk and Insurance. Kemitraan dengan Balitkabi difokuskan pada Seeds2B. Secara tidak langsung, SFSA yang membina Pancer Tani di Mojokerto telah memanfaatkan produk riset Balitkabi, yaitu pengembangan beberapa varietas ubi jalar. Pancer Tani merupakan produk pendampingan oleh SFSA bagi petani muda (< 35 tahun) yang memiliki talenta berbisnis. Pancer Tani yang ada di Mojokerto difokuskan untuk pengembangan ubi jalar dan telah mengekspor ubi jalar Antin 3. Rancangan kerja sama dengan Balitkabi, yang akan segera diwujudkan adalah pelatihan produksi benih kedelai bagi calon dan penangkar benih yang benar-benar berminat mengembangkan kedelai di Indonesia.

sigenta_2

Dr. Yuliantoro Baliadi, Kepala Balitkabi, menyambut baik kerja sama tersebut. Paparan SFSA memiliki konsep yang jelas dan telah ada di lapang. Saatnya, Balitkabi memperderas capaian outcome. Dimanfaatkannya salah satu inovasi Balitkabi yaitu ubi jalar Antin 3 adalah keluaran yang benar-benar terukur. Saat ini pemerintah sedang menggenjot produksi kedelai nasional. Ketersediaan dan kecukupan benih memang masih menjadi kendala. Banyak yang beranggapan benih kedelai mempunyai masa simpan yang pendek, tetapi hal ini dapat diatasi dengan teknologi. Industri benih memang harus berjalan dan bergerak demi Merah-Putih.

 

MMA