Berita » Balitkabi Lakukan Penajaman Kerja Sama dengan STIMATA di Bidang IT

dsc_9584

Dalam rangka menindaklanjuti kunjungan yang telah dilakukan pihak STIMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang (STIMATA) pada bulan Januari 2019 lalu, Balitkabi melakukan kunjungan balasan ke STIMATA pada tanggal 13 Februari 2019. Tujuan dari kunjungan kali ini adalah menindaklanjuti pertemuan yang telah dilakukan di Balitkabi sekaligus melakukan penajaman implementasi kerja sama di bidang IT antara Balitkabi dan STIMATA.

dsc_9564

Rombongan Balitkabi diterima oleh Bapak Sujito, S.Kom., M.Pd., M.M.S.I. selaku Ketua LRPPM (Lembaga Riset, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat) dan staf dosen di STIMATA. Dalam sambutannya, Bapak Sujito mengungkapkan perasaan senang dan bangga karena kunjungan Balitkabi adalah kunjungan pertama Badan Litbang Pemerintah ke kampus mereka, dan merupakan respon MoU tercepat sejauh ini. “Di awal kerja sama ini, ada dua kemungkinan yang bisa segera ditindaklanjuti, yaitu kerja sama terkait e-katalog dan upgrade Microsoft Office terutama program Microsoft Excel,” kata Sujito.

Kepala Balitkabi, Dr. Yuliantoro Baliadi, M.S. mengungkapkan bahwa era pertanian saat ini menuju era pelayanan prima, digitalisasi, dan pertanian 4.0 sehingga sharing knowledge berupa seminar, workshop, kuliah umum, training tentang pengembangan teknologi informasi dan komunikasi litbang pertanian khususnya untuk komoditas aneka kacang dan umbi mutlak diperlukan. “Kami membutuhkan sentuhan IT untuk menampilkan inovasi akabi lebih berwarna, menarik, dan kekinian” ungkapnya.

dsc_9546

Dalam diskusi yang mengalir santai namun penuh dengan ide kreatif, rombongan Balitkabi yang terdiri dari Prof. Dr. I Made Jana Mejaya, Ir. Joko Susilo Utomo, M.P., Ph.D., Ir. Abdullah Taufiq, M.S., Dr. Andy Wijanarko, BS. Koencoro, S.P., M.Kom., Dr. Kartika Noerwijati, Ratri Tri Hapsari, S.P., M.Si., Intarti, S.P., dan Purwono menanyakan peluang kerja sama untuk program precision farming tahun 2020‒2024, diantaranya adalah pengelompokan tempat berdasarkan kesuburan tanah berbasis GPS, bar code untuk e-katalog berbasis android, aplikasi untuk mengidentifikasi varietas, harga komoditas akabi di pasaran, layanan publik dan strategi-strategi lain agar dapat memperluas jangkauan produk akabi kepada petani, stake holder, dan masyarakat.

Di akhir acara, Dr. Yuliantoro membuka pintu kerja sama seluas-luasnya demi peningkatan capaian kedua belah pihak. “Mari kita saling membantu dan bekerja sama untuk kemaslahatan bersama dan masyarakat” pungkasnya.

dsc_9592

RTH