Berita » Balitkabi latih KKP Kabupaten Murung Raya dan PKK Kendalpayak

1-murung-1

Dalam upaya mendukung gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) berbasis sumberdaya lokal dan untuk meningkatkan sumberdaya manusia penyuluh pertanian dan petani, Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya berlatih pengolahan pangan di Balitkabi, demikian Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Murung Raya, Drs. Yance P. Sirenden saat mengawali sambutannya di Aula Balitkabi Selasa (5/6/2012).

Lebih lanjut Pak Yance mengatakan pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari akan diikuti oleh dua penyuluh pertanian, satu petani, satu kelompok wanita tani, dua orang pendamping dari KKP, dan satu orang peninjau dari KKP Kabupaten Murung Raya. Selain KKP Kabupaten Murung Raya, pada pelatihan ini diikuti oleh Ibu-ibu PKK Desa Kendalpayak sejumlah empat orang.

Pak Yance menambahkan, KKP Kabupaten Murung Raya ingin mempelajari  dua teknologi. “Kami ingin mempelajari teknologi budidaya tanaman lokal pengganti beras dan teknologi pengolahan hasil pertanian”, urai Pak Yance.

Sementara itu, Kepala Balitkabi, Dr. M. Muchlish Adie dalam sambutannya menjelaskan kedudukan, tugas pokok, dan fungsi Balitkabi. Selain itu Pak Muchlish mengatakan bahwa Balitkabi telah menghasilkan berbagai macam varietas unggul aneka kacang dan umbi beserta teknologi pengolahannya.

Peserta pelatihan mempraktekkan secara langsung pembuatan produk olahan berbahan baku umbi-umbian.

Hari pertama pelatihan dibuka dengan pemaparan materi teknologi budidaya ubikayu, ubijalar, dan umbi-umbian lain yang disampaikan oleh Ir. Budhi Santoso Radjit, MS, dilanjutkan pemaparan materi oleh Ir. Erliana Ginting, MSc dengan tema varietas unggul ubikayu dan produk olahannya. Selesai materi peserta pelatihan disuguhi produk olahan ubikayu antar lain stick mocaf, bola-bola cassava, tiwul instan, dan wingko.

Selanjutnya Tim Lab. Pangan Balitkabi yang dikomandani Bu Erliana melatihkan pembuatan produk olahan ubikayu dan talas; cassava blanca, brownis ubikayu, singkong keju, cake tape dan mie talas.

Pada hari kedua, Rabu (6/6/2012), sebelum mulai praktik pembuatan produk dari olahan kacang dan umbi, Bu Erliana terlebih dahulu memberikan materi varietas unggul ubijalar dan umbi-umbian lain serta produk olahannya.

Seusai materi peserta pelatihan menikmati kelezatan produk olahan umbi-umbian inovasi Balitkabi.