Berita » Balitkabi Melaksanakan Halalbihalal 1 Syawal 1442 H

Sambutan Kepala Balitkabi pada acara Halalbihalal 1 Syawal 1442 H

Sambutan Kepala Balitkabi pada acara Halalbihalal 1 Syawal 1442 H

Di awal kerja, setelah libur Idul Fitri 2021, Balitkabi melaksanakan Halalbihalal 1 Syawal 1442 H, Senin 17 Mei 2021, bertemakan “Halalbihalal Pupuk Rasa Kebersamaan, Solidaritas, Kekompakan, dan Disiplin”. Halalbihalal dilakukan secara luring di Aula Balitkabi dan daring, dihadiri oleh Kapolsek Pakisaji, Kepala Desa Kendalpayak, dan seluruh ASN dan non-ASN Balitkabi.

Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin Balitkabi, Dr. Rudi Iswanto, menyampaikan pentingnya sikap saling memaafkan dan menjadi insan pemaaf, agar hati dan pikiran selalu menjadi terang. Berbekal hasil perjalanan berinteraksi, akhirnya Rudi menyampaikan 4 poin penting menjadi manusia, yakni sabar, ngalah (pemaaf), nerimo (ikhlas), dan loman (dermawan). Demikian juga Kepala Balitkabi, Dr. Ir. Titik Sundari, M.P., menekankan pentingnya selalu berusaha dan menjadikan sikap kebersamaan, solidaritas, kekompakan dan disiplin dalam bekerja, bahkan di lingkungan masyarakat.

Bagi masyarakat Indonesia, Idul Fitri dan Halalbihalal bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa terpisahkan, saling berkelit kelindan mempercantik nuansa masing-masing. Acara halalbihalal diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz H. Nurul Yaqin. Halalbihalal memang hanya merupakan tradisi di Indonesia, yang intinya mengajarkan untuk saling memaafkan. Kesalahan kepada Allah dapat meminta ampunan, namun bagaimana kesalahan yang dilakukan kepada sesama manusia, inilah yang paling berat. Marilah belajar dan berusaha agar kita selalu meminta ampunan kepada Allah dari orang-orang yang telah membuat salah kepada kita.

Hari Raya Idul Fitri juga bermaknakan peningkatan ketaatan kepada Allah. Melalui tema yang diusung pada momentum Idul Fitri 1442 H saat ini, Ustadz H. Nurul Yaqin menekankan kepatuhan kepada institusi tempat bekerja, demi meraih keberkahan dan kemajuan bersama. Disampaikan juga tentang perintah ketaatan kepada kedua orang tua, khususnya ibu. “Selalu berbuat baiklah kepada kedua orangtua. Hal yang sama juga hormatilah pada guru-guru kita”, tegas Ustadz H. Nurul Yaqin. Menutup ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa hidup bermasyarakat termasuk di lingkungan kantor ini, jangan melihat dari sisi yang menguntungkan saja, hanya melihat tanggal (gajian), tapi teruslah berkreasi untuk memajukan kantor (Balitkabi) ini.

AK/ELY

hbh1 hbh2 hbh3
Penceramah (Ustadz H. Nurul Yaqin), dan peserta luring maupun daring, pada acara Halalbihalal Keluarga Besar Balitkabi