Berita » Balitkabi Melalui IMIN-2: Diskusi Kacang Hijau dengan Peneliti India dan Thailand

Pertemuan dengan peneliti dari India dan Thailand

Pertemuan dengan peneliti dari India dan Thailand

Menindaklanjuti kerjasama antara Indonesia dan World Vegetable (WorldVeg) Center yang didalamnya beranggotakan beberapa negara di Asia, Afrika, dan Australia, tergabung dalam Project International Mungbean Improvement Network (IMIN-2). Kerjasama ini diinisiasi oleh WorldVeg dengan sumber pendanaan dari Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR). Kerjasama tersebut melibatkan negara Bangladesh, India, Myanmar, Australia, Tanzania, Kenya, dan Indonesia telah berlangsung sejak awal tahun 2021. Saat ini kegiatan IMIN-2 di Indonesia dilaksanakan oleh Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), dan pada tahap awal adalah melakukan evaluasi 418 aksesi kacang hijau yang berasal dari Worldveg.

Kamis, 17 Juni 2021, melalui Google Meet, peneliti Balitkabi yang dinahkodai oleh Dr. Rudy Soehendi, dan dihadiri oleh pemulia kacang hijau Dr. Rudi Iswanto, dan fitopatologis Emerensiana Uge S.P., M.Sc., mengikuti pertemuan dengan entomologis asal India (Dr. Aparna Shivanna) dan entomologis asal Thailand (Dr. Sopana Yule), dan peneliti fitopatologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Sri Hendrastuti Hidayat. Pertemuan ini membahas terkait koordinasi koleksi sampel white fly (Bemisia tabacii) vektor Begomovirus pada tanaman legum, khususnya kacang hijau, dan selanjutnya akan dianalisis di Laboratorium Fitopatologi IPB.

Dalam pertemuan ini, tim peneliti Balitkabi mendapatkan tugas untuk eksplorasi white fly pada komoditas aneka kacang di beberapa wilayah sentra tanaman kacang hijau di Indonesia. Keterbatasan akses lokasi dan regulasi terkait transportasi antar wilayah dalam mencegah penyebaran Covid-19, menyebabkan pemilihan lokasi eksplorasi menjadi terbatas di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selanjutnya, sampel white fly akan dikirim ke IPB dan dianalisis secara molekuler. Data ini akan menjadi informasi terkait keragaman genetik white fly pada tanaman legum di wilayah beberapa negara anggota IMIN-2.

Project IMIN-2 merupakan wadah membangun network di antara sentra-sentra produksi kacang hijau di wilayah Asia Selatan, Asia Tenggara, Afrika, dan Australia. Dengan wadah ini akan memberi informasi serta investasi varietas-varietas unggul kacang hijau antar negara. Pada akhirnya diharapkan akan berdampak untuk lebih meningkatkan kesejahteraan petani.  Semoga dengan kerjasama ini dapat menjadi pondasi terbentuknya kerjasama-kerjasama internasional yang lain.

RS/EU

imin imin1
Pelaksanaan video conference IMIN-2 dengan entomologis dari India, Thailand, dan IPB, 17 Juni 2021.