Berita » Balitkabi Selenggarakan Seminar Tengah Tahun Hasil Penelitian dan Diseminasi 2021

Pembukaan seminar hasil tengah tahun oleh Kepala Balitkabi (kiri) didampingi oleh Koordinator Program (kanan)

Pembukaan seminar hasil tengah tahun oleh Kepala Balitkabi (kiri) didampingi oleh Koordinator Program (kanan)

Sebagai bentuk pelaksanaan evaluasi capaian kinerja Triwulan II tahun 2021, Balitkabi menyelenggarakan Seminar Tengah Tahun Hasil Penelitian dan Diseminasi pada hari Kamis, tanggal 15 Juli 2021. Seminar diselenggarakan secara daring, dihadiri oleh Kepala Balitkabi, Kasubbag TU, Sub Koordinator Substansi Jaslit, Sub Koordinator Substansi Yantek, Koordinator Program, Ketua Kelti, para penanggung jawab kegiatan penelitian dan diseminasi tahun 2021, serta seluruh ASN Balitkabi.

Seminar dibuka secara resmi oleh Kepala Balitkabi, Dr. Ir. Titik Sundari, M.P yang dilanjutkan pembingkaian seminar tengah tahun. Titik Sundari mengemukakan bahwa Seminar Evaluasi Triwulan II merupakan amanah ISO dan pemantauan internal Balitkabi. Tujuan dari seminar adalah penyampaian laporan terkait pencapaian target Indikator Kinerja Utama (IKU) Balitkabi maupun IKU RPTP yang meliputi target sumber daya genetik (SDG) tanaman aneka kacang dan umbi yang terkonservasi, varietas unggul baru (VUB), paket teknologi, produksi benih sumber, karya tulis ilmiah, serta serapan anggaran hingga 15 Juli 2021. Dalam seminar tersebut disampaikan hasil capaian hingga Triwulan II dari 12 judul kegiatan penelitian dan diseminasi kegiatan in-house aneka kacang dan umbi, 2 kegiatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dan 2 kegiatan Riset Pengembangan Inovatif dan Kolaboratif (RPIK) komoditas porang dan ubijalar. Selain penyampaian hasil penelitian dan diseminasi, disampaikan juga progress pencapaian Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Peneliti dan Laporan Triwulan II Pembangunan Zona Integritas Balitkabi yang mulai tahun 2021 keduanya juga menjadi IKU Balitkabi. Di sesi terakhir disampaikan Laporan Triwulan II Pelaksanaan SNI ISO 9001: 2015 Balitkabi oleh Kasubbag TU.

Pencapaian fisik dan serapan anggaran penelitian bervariasi karena perbedaan musim tanam masing-masing komoditas serta tujuan penelitian. Secara keseluruhan, kemajuan pencapaian IKU dan serapan anggaran Balitkabi telah mencapai 50%. Disela-sela penyampaian capaian hasil, Sub Koordinator Substansi Yantek menyampaikan adanya refocusing anggaran penelitian dan diseminasi yang diperuntukkan untuk penanganan Covid-19. Beberapa poin penting yang tercatat selama diskusi diantaranya adalah: 1) Kegiatan PEN dan RPIK dipantau oleh Satgas, karena berhubungan dengan pemulihan ekonomi masyarakat, 2) Sertifikat dari kegiatan Bimtek agar bisa dicantumkan NIK untuk mempermudah pengajuan KUR, 3) Hasil kedelai dari kegiatan PEN diharapkan bisa menjadi benih, 4) Pagu indikatif tahun 2022 mengalami penurunan, sehingga harus dibuat prioritas kegiatan di tahun 2022, 5) pembangunan Zona Integritas dan implementasi ISO merupakan tanggung jawab semua individu, 6) tidak tercapainya IKK akan mempengaruhi peta jabatan dan karir peneliti Balitkabi, 6) Refocusing bukan akhir segalanya, IKU Balitkabi tetap harus diamankan dan masih akan ada monitoring dan evaluasi pencapaian IKU di akhir tahun.

Sebagai penutup, Kepala Balitkabi menekankan bahwa laporan kemajuan kegiatan penelitian merupakan satu langkah dalam penyusunan laporan monev. Dengan adanya refocusing, maka diperlukan penyesuaian kembali proposal tahun 2021 dan matriks IKU. Beberapa kegiatan yang menjadi IKU dan sudah selesai bisa segera ditindaklanjuti, dan yang sudah berjalan untuk tetap dilanjutkan. Refocusing diharapkan tidak mempengaruhi semangat dalam pencapaian kinerja, karena masing-masing memiliki sasaran kinerja yang harus tercapai di akhir tahun. “Hadapi refocusing dengan sikap positif”, pungkas Kepala Balitkabi.

HP/FCI

stt2 stt
ASN Balitkabi mengikuti kegiatan seminar hasil tengah tahun 2021