Berita » Balitkabi Kembangkan Varietas Takar di Pati dan Wonogiri

a-1_novita_wonogiri

Pada roundtable “Agroinovasi Teknologi Tanaman Pangan Mendukung Ketahanan Pangan Nasional” pada tanggal 28 Maret 2013 di Bogor, PT Dua Kelinci menyampaikan minat untuk menggembangkan varietas Takar 1 karena ukuran bijinya sesuai dengan salah satu design produknya, yaitu berukuran biji besar. Sebagai tindak lanjut petemuan tersebut, peneliti Balitkabi (Dr. Novita Nugrahaeni, Ir Abdullah Taufiq, MS), melakukan pertemuan di BBI Bujomartani-Wonogiri dengan PT Dua Kelinci dan BBI Jawa Tengah yang diwakili Kepala BBI Bujomartani. Pada saat pertemuan didiskusikan masalah kacang tanah secara umum, terutama budidaya dan pengembangan varietas unggul. Disimpulkan bahwa salah satu kendala pengembangan varietas unggul kacang tanah adalah ketersediaan benih di tingkat petani. Badanlitbang Pertanian, melalui UPBS Balitkabi, setiap tahun menyediakan benih penjenis (BS) varietas unggul kacang tanah dalam jumlah cukup besar. Alur benih dari BS hingga benih sebar (BR) belum berjalan baik sehingga benih varietas unggul menjadi tidak tersedia di tingkat petani. Di lini ini PT Dua Kelinci akan bekerja sama dengan BBI memperbanyak benih sesuai alur benih.

Rencana kegiatan meliputi demplot varietas unggul, diikuti sosialisasi dengan mengundang petani kacang tanah dari sentra produksi kacang tanah. Pada demplot, selain Takar 1 akan ditanam pula beberapa varietas unggul kacang tanah lainnya (Tuban, Jerapah, Hypoma 1, dan Kancil) sebagai upaya untuk memberikan pilihan kepada petani/perusahaan. Demplot direncanakan ditanam di dua lokasi yaitu di Wonogiri dan Pati. Output kegiatan sosialisai adalah varietas terpilih. Benih varietas terpilih akan diperbanyak hingga BR. Setelah benih tersedia akan dilanjutkan dengan gerakan menanam varietas unggul, dilanjutkan dengan program penyediaan benih untuk menjamin kontinuitas ketersediaan benih. Peran Badanlitbang adalah sebagai penyedia benih penjenis/benih dasar, BBI sebagai penangkar, sedangkan PT Dua Kelinci membantu pada operasionalnya. Diharapkan dengan sinergi peran ketiga pihak tersebut, varietas unggul kacang tanah dapat berkembang, petani mendapatkan tambahan keuntungan dari peningkatan produktivitas, dan pihak swasta mendapatkan bahan produksi yang sesuai dengan karakteristik produknya secara kontinyu.

Gambar 1. Diskusi pemilihan varietas yang akan ditanam pada demplot di dua lokasi antara peneliti Balitkabi, BBI Jawa Tengah, dan PT Dua Kelinci

Gambar 2. Diskusi rencana pengembangan varietas unggul kacang tanah antara peneliti Balitkabi, BBI Jawa Tengah, dan PT Dua Kelinci

Novita/AW