Berita ยป Bimbingan Teknis Ubi Jalar di Mojokerto

Sektor pertanian sebagai penyedia pangan perlu dibangkitkan agar ekonomi nasional yang sempat turun akibat pandemi Covid-19 bisa segera pulih kembali. Salah satu upaya yang dilakukan anggota DPR RI Komisi IV (Ir. Mindo Sianipar) adalah dengan menyelenggarakan bimtek (bimbingan teknis) yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan (prokes) di beberapa wilayah Jawa Timur.

Bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Mindo Sianipar berharap petani dapat menambah pengetahuannya dan mengenal lebih dekat teknologi yang telah dihasilkan Balitkabi. Bang Mindo berharap kegiatan pertanian bisa dilaksanakan dari hulu hingga hilir, petani tidak hanya menguasai teknik bercocok tanam saja, tetapi dapat menguasai teknologi pasca panen hingga pemasarannya.

Anggota DPR Komisi IV Ir. Mindo Sianipar memberikan sambutannya sekaligus membuka acara bimbingan teknis melalui teleconference

Anggota DPR Komisi IV Ir. Mindo Sianipar memberikan sambutannya sekaligus membuka acara bimbingan teknis melalui teleconference

Kepala Balitkabi menyampaikan dalam sambutannya sudah banyak varietas unggul aneka kacang dan umbi (akabi) yang dihasilkan Balitkabi, harapannya dengan bimtek ini petani dapat lebih mengenal lagi berbagai varietas unggul aneka kacang dan umbi, sehingga proses diseminasi akan lebih masif lagi.

Beberapa komoditas akabi potensial juga perlu dioptimalkan lagi potensinya, seperti porang dan koro pedang, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Bimtek juga dihadiri Anggota DPR Jawa Timur yakni Nugroho.

Bimtek yang diikuti oleh sekitar 100 orang petani dari empat kecamatan (Trawas, Pacet, Jatirejo, Nggondang) di Kabupaten Mojokerto, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto (Muhammad Albarraa, Lc M. Hum) dan Kepala Dinas Pertanian (Drs. Teguh Gunarko, M.Si) Kabupaten Mojokerto.

Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Lc., M.Hum. memberikan sambutannya kepada peserta bimbingan teknis dengan mengajak masyarakat untuk hidup sehat salah satunya diversifikasi pangan seperti mengkonsumsi olahan makanan aneka kacang dan umbi

Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Lc., M.Hum. memberikan sambutannya kepada peserta bimbingan teknis dengan mengajak masyarakat untuk hidup sehat salah satunya diversifikasi pangan seperti mengkonsumsi olahan makanan aneka kacang dan umbi

Dalam sambutannya, Muhammad Albarraa menyampaikan untuk mulai membiasakan mengkonsumsi aneka kacang dan umbi dalam menu sehari hari, selain karena kandungan gizinya, juga untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras.

Dengan adanya bimtek teknologi budidaya akabi ini, harapannya petani di Kabupaten Mojokerto dapat menumbuhkembangkan komoditas akabi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Narasumber Bimbingan Teknis Dr. Febria Cahya Indriani, S.P., M.P. memberikan materi teknologi budidaya ubi jalar kepada peserta agar dapat menghasilkan panen ubi jalar yang berkualitas

Narasumber Bimbingan Teknis Dr. Febria Cahya Indriani, S.P., M.P. memberikan materi teknologi budidaya ubi jalar kepada peserta agar dapat menghasilkan panen ubi jalar yang berkualitas

Pada kesempatan tersebut, pemulia ubi jalar Balitkabi, Dr. Febria Cahya Indriani, menjelaskan teknologi budidaya ubi jalar agar dapat menghasilkan ubi jalar yang berkualitas, selain itu Febria juga mengenalkan varietas unggul ubi jalar serta berbagai produk olahan yang berbahan baku ubi jalar yang telah dihasilkan Balitkabi.

Penyerahan secara simbolis benih kedelai varietas Dering 1 (kedelai toleran kekeringan) dan Detap 1 (kedelai tahan pecah polong) kepada Kelompok Tani

Penyerahan secara simbolis benih kedelai varietas Dering 1 (kedelai toleran kekeringan) dan Detap 1 (kedelai tahan pecah polong) kepada Kelompok Tani

Pada akhir acara diserahkan secara simbolis benih kedelai varietas Dering 1 (toleran kekeringan dan Detap 1 (tahan pecah polong) kepada Kelompok Tani. Bang Mindo (Anggota DPR RI) berpesan kepada para petani, agar petani memanfaatkan kesempatan mengikuti bimtek dengan sebaik-baiknya, pemerintah yang sudah bekerja keras menghasilkan varietas unggul akabi, benih yang diberikan kepada petani segera dicoba agar dapat meningkatkan produksi.

FCI