Berita » Bimtek Budi Daya dan Perbenihan Porang

Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, mempunyai arti penting dalam perkembangan komoditas porang di Indonesia. Oleh karena itu, Desa Klangon dipilih oleh tim Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) porang Balitkabi menjadi tempat pelaksanaan kegiatannya pada tahun 2021 ini.

Sambutan oleh Kadis Kabupaten Madiun Sodiq Hery Purnomo, S.Si.

Sambutan oleh Kadis Kabupaten Madiun Sodiq Hery Purnomo, S.Si.

Meskipun petani porang di Klangon telah mempunyai pengalaman menanam porang, namun bimbingan teknis (bimtek) masih dibutuhkan, terutama untuk memberikan tambahan informasi terbaru dan pengetahuan tentang porang agar dapat menghasilkan porang yang berkualitas ekspor dan mempunyai nilai tambah yang lebih besar.

Pada tanggal 5 Oktober 2021, bertempat di Balai Desa Klangon, diadakan Bimtek Budi Daya dan Perbenihan Porang di Lahan Naungan dan di Lahan Terbuka.

Peserta Bimtek Budi Daya Porang Sesi I dan II

Peserta Bimtek Budi Daya Porang Sesi I dan II

Acara Bimtek dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang sebagian besar terdiri dari petani porang, PPL dan LMDH. Acara ini terbagi menjadi dua sesi untuk menyesuaikan dengan protokol kesehatan selama masa pandemi. Acara dibuka oleh Kepala Balitkabi, Dr. Ir. Titik Sundari, M.P., yang hadir secara virtual.

Dalam arahannya, Titik menyampaikan bahwa kegiatan RPIK ini bertujuan untuk menampilkan keragaan teknologi budi daya tanaman porang berbasis organik melalui kegiatan Gelar Teknologi Budi Daya Porang di Lahan Naungan dan Lahan Terbuka dengan modifikasi populasi tanaman dan teknologi pemupukan.

Penyerahan publikasi (booklet dan leaflet) aneka kacang dan umbi terbitan Balitkabi – Badan Litbang Pertanian

Penyerahan publikasi (booklet dan leaflet) aneka kacang dan umbi terbitan Balitkabi – Badan Litbang Pertanian

Diharapkan dari kegiatan ini petani porang di Klangon dapat menghasilkan umbi berkualitas ekspor.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun (Sodiq Hery Purnomo, S.Si.) menyampaikan apresiasi kepada Balitkabi yang telah bekerja sama dan berkolaborasi dengan baik dengan Pemda Madiun dan Distan Kabupaten Madiun sejak awal pengembangan porang dan mengawal lahirnya varietas porang Madiun 1 sebagai satu-satunya varietas porang yang dirilis di Indonesia hingga saat ini.

Sodiq juga berpesan agar peserta bimtek dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh, sehingga keunggulan porang dari Klangon yang selama ini teruji dapat ditingkatkan.

Disampaikan pula bahwa porang yang dihasilkan Desa Klangon merupakan salah satu porang dengan kandungan glukomanan tertinggi, dan pengalaman petani selama bertahun-tahun bertanam porang diharapkan menjadi modal yang sangat berharga untuk menjadikan Klangon sebagai barometer porang Indonesia.

Ke depan, Desa Klangon diharapkan tidak hanya menjadi sentra porang, namun juga dapat berkembang menjadi sarana edu wisata lengkap, mulai dari budi daya hingga pengolahan porang.

Sodiq juga berpesan agar para petani meningkatkan kerjasama dalam bentuk kelompok-kelompok, tidak bekerja sendiri-sendiri, sehingga lebih kuat, kompak, dan mempunyai daya tawar yang kuat, sehingga tidak mudah dilemahkan.

Kepala Desa Klangon (Didik Kuswandi, S.E.) dan koordinator BPP juga menyambut gembira dengan adanya bimtek ini, dan berharap peserta dapat mengambil sebanyak-banyaknya ilmu dan manfaat dari kegiatan ini.

Eriyanto Yusnawan, Ph.D. menyampaikan materi bimtek

Eriyanto Yusnawan, Ph.D. menyampaikan materi bimtek

Materi tentang Budi Daya dan Perbenihan Porang di Lahan Naungan dan Lahan terbuka disampaikan oleh narasumber dari Balitkabi, Eriyanto Yusnawan, Ph.D.

Dalam pemaparannya, Eriyanto menyampaikan cara budi daya porang yang dimulai dari penjelasan jenis benih yang akan digunakan, pemupukan, pemeliharaan, hama dan penyakit, hingga pengolahan umbi porang.

Peserta ketika menyimak materi bimtek

Peserta ketika menyimak materi bimtek

Selain penyampaian materi juga dilakukan diskusi dengan petani yang menanyakan tentang cara aplikasi herbisida pada tanaman porang yang sudah tumbuh, cara pembuatan tepung porang, dan pengendalian hama cabuk. Acara bimtek diakhiri dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada peserta.

AI / SM / AA