Berita » Bimtek SOP Teknologi Budidaya Aneka Kacang dan Umbi

Teknologi budidaya aneka kacang dan umbi (akabi) merupakan salah satu faktor penting pendukung hasil produksi tanaman akabi. Dalam penerapannya, suatu teknologi budidaya harusnya diterapkan dengan tepat agar hasil yang diperoleh dapat efektif dan efisien.

Pemaparan materi bimtek oleh narasumber Didik Sucahyono, S.P.,M.P (kiri) dan peserta bimtek (kanan)

Pemaparan materi bimtek oleh narasumber Didik Sucahyono, S.P.,M.P (kiri) dan peserta bimtek (kanan)

SOP (Standar Operasional Prosedur) merupakan panduan hasil kerja yang diinginkan dan proses kerja yang harus dilaksanakan. SOP berisi langkah-langkah atau sistematika kerja yang dibuat secara rinci dan mudah dipahami, serta dapat diterapkan dengan baik dan konsisten oleh para pelaku.

Selasa 15 Maret 2021, Balitkabi melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) dengan judul “Standar Operasional Prosedur Teknologi Budidaya Aneka Kacang dan Umbi” yang dilaksanakan di IP2TP Muneng, Probolinggo.

Pelaksanaan bimtek ini merupakan salah satu dukungan untuk meningkatkan ilmu dan ketrampilan staf di IP2TP Muneng dalam pelaksanaan tugas di lapang. IP2TP Muneng sebagai salah satu IP2TP terbaik lingkup Badan Litbang Pertanian pada umumnya dan lingkup Balitkabi khususnya, tentunya menjadi rujukan pembelajaran bagi IP2TP lainnya, sehingga perbaikan fasilitas dan peningkatan SDM perlu dilakukan.

Dengan pemateri Didik Sucahyono S.P., M.P., dan dihadiri oleh Sub Koordinator Substansi Pelayanan Teknik, Dr. Rudi Iswanto, S.P., M.P., dan Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian Bambang Sri Koentjoro, S.P., M.Kom., acara berlangsung dengan interaktif di Aula IP2TP Muneng. Peserta yang hadir adalah teknisi dan tenaga lapang di IP2TP Muneng.

Didik menyampaikan aspek penyiapan lahan dan saluran drainase, pemilihan varietas, persiapan benih, penanaman, penggunaaan pupuk hayati pada perlakuan benih, teknologi tumpangsari, pengairan,  pemupukan, pengendalian gulma dan OPT, serta panen dan prosesing benih.

Ditambahkan oleh Didik, “Walaupun dalam eksekusinya, kondisi optimal ini tidak dapat secara utuh diterapkan karena berbagai kendala, namun perlu mulai dibiasakan untuk diterapkan dengan modifikasi atau menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapang”.

Di akhir kegiatan ini, tim teknisi dan penanggung jawab kegiatan di lapang serta tenaga kebun sepakat untuk mulai menerapkan SOP teknologi budidaya akabi yang benar dan tepat, agar penggunaan input dalam teknologi budidaya akabi dapat efektif dan efisien, serta target hasil produksi dapat dicapai.

EU