Berita » Bimtek Teknologi Budi Daya dan Produksi Tanaman Akabi di IP2TP Jambegede

Dalam rangka Diseminasi Komoditas Aneka Kacang dan Umbi, serta peningkatan pengetahuan petani akan komoditas aneka kacang dan umbi (akabi) di wilayah IP2TP Jambegede, pada tanggal 17 November 2021 dilakukan “Bimtek Teknologi Budi Daya dan Produksi Tanaman Akabi” di IP2TP Jambegede. Peserta Bimtek sebanyak 121 orang terdiri dari petani dan tenaga lapang di IP2TP Jambegede.

Sambutan Ibu Kepala Balitkabi pada Bimtek di IP2TP Jambegede

Sambutan Ibu Kepala Balitkabi pada Bimtek di IP2TP Jambegede

Acara Bimtek dibuka oleh Kepala Balitkabi Dr. Titik Sundari, S.P., M.P. didampingi oleh Pembina IP2TP Jambegede, yaitu Dr. M. Muchlish Adie dan B.S. Koentjoro, M.Kom. (yang juga merupakan Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian), dan Koordinator IP2TP Jambegede (Dr. Kartika Noerwijati).

Dalam sambutannya, Titik mengatakan bahwa acara ini adalah untuk mengingatkan bagaimana cara budi daya tanaman yang benar. Petani merupakan pahlawan yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan pangan 270 juta penduduk Indonesia.

“Jika tidak ada Bapak dan Ibu semua, kebutuhan pangan kita tidak akan terpenuhi”, kata Titik. Negara kita sangat subur, tinggal kemauan kita untuk menghasilkan hasil bumi yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan kita semua.

Foto bersama peserta Bimtek

Foto bersama peserta Bimtek

Muchlish selaku Pembina IP2TP Jambegede mengatakan IP2TP Jambegede ini ibarat “sekolah” bagi Bapak dan Ibu petani semua yang ada di sekitar kebun, untuk tempat bertukar pikiran.

Bapak dan Ibu perlu melakukan pergiliran tanaman untuk mengembalikan kesuburan tanah. Sistem tanam yang sebelumnya padi-padi-padi, sesekali diubah menjadi padi-padi-kedelai, atau padi-padi-kacang hijau. “Karena kebun ini adalah milik pemerintah, berarti milik kita semua, jadi marilah kita jaga bersama”, kata Muchlish.

Menegaskan apa yang disampaikan oleh Kepala Balitkabi, Kartika menyampaikan bahwa Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo menyebut “Bertani itu hebat”, bahkan “Menjadi petani itu keren”. Jadi, peran Bapak dan Ibu petani semua sangatlah penting.

Bahkan sangat dibutuhkan untuk ikut mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia pada tahun 2045. “Tidak hanya penduduk Indonesia saja yang Bapak dan Ibu penuhi kebutuhan pangannya, namun juga penduduk dunia”, lanjut Kartika.

Semoga kedepan, dengan kita jaga bersama, IP2TP Jambegede bisa semakin maju..

berita-211117-bimtekjambegede-c

Kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan IP2TP Jambegede yang dilaksanakan setelah acara Bimtek

Kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan IP2TP Jambegede yang dilaksanakan setelah acara Bimtek

KN