Berita ยป Bimtek Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Akabi

Keberhasilan pengendalian hama dan penyakit tanaman aneka kacang dan umbi (akabi) ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain adalah: (1) pemahaman terhadap jenis OPT (organisme pengganggu tanaman) hama ataupun penyakit sebagai penyebab, (2) bioekologi masing-masing jenis OPT, serta (3) teknologi pengendalian yang efektif dan efisien.

Narasumber Bimtek Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Akabi

Narasumber Bimtek Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Akabi

Berlandaskan hal tersebut, IP2TP Kendalpayak-Balitkabi melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Akabi pada tanggal 21 Januari 2022, di Ruang Pertemuan IP2TP Kendalpayak. Bimbingan teknis ini merupakan bimtek kedua yang dilaksanakan IP2TP Kendalpayak pada bulan ini.

Peserta bimtek terdiri dari karyawan-karyawati IP2TP Kendalpayak dan siswa-siswi PKL dari SMK Muhamadiyah 6 Modo Lamongan yang keseluruhan berjumlah 15 orang.

Bimtek Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Akabi

Bimtek Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Akabi

Koordinator IP2TP Kendalpayak, Sagitarius Bambang Ermawan menyampaikan perlunya penguasaan teknologi pengendalian hama dan penyakit tanaman akabi, dikarenakan pada tahun ini IP2TP Kendalpayak akan melakukan produksi benih sumber tanaman akabi.

Lebih lanjut, Sagit menyampaikan bahwa benih sumber yang akan diproduksi seluas 6,625 ha yang terdiri dari kedelai seluas 3,75 ha, kacang hijau seluas 2,5 ha, ubi kayu seluas 0,125 ha, dan ubi jalar seluas 0,25 ha.

Membuka paparan materinya, Dr. Yusmani Prayogo menyampaikan faktor-faktor munculnya serangan OPT serangga atau hama. Adapun faktor tersebut disebabkan oleh:

  • keragaman waktu tanam
  • cuaca panas meningkatkan produksi juvenile hormone (hormon perkembangbiakan)
  • serangga ingin kawin (mating), sehingga jumlah keturunan berlimpah
  • siklus hama menjadi lebih pendek, dan
  • serangga mudah mengalami resistensi.

Selanjutnya, faktor pemicu munculnya patogen/penyakit antara lain:

  1. musim penghujan / kemarau
  2. kelembaban tinggi
  3. sinar matahari
  4. angin, serangga, manusia, kendaraan, dan alat pertanian merupakan media transportasi patogen yang efektif
  5. lokasi endemik
  6. ketahanan varietas
  7. sukulensi tanaman

Selain itu, peneliti yang membidangi hama tanaman ini menyampaikan pemahaman jenis penyebab OPT hama. Pengelompokan jenis penyebab OPT hama terdiri dari hama daun, hama polong, dan hama dalam tanah. Untuk jenis penyebab OPT penyakit dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu penyakit daun, penyakit polong, dan seed borne / busuk batang.

Selanjutnya, Yusmani memaparkan gejala serangan, bioekologi, dan pengendalian hama dan penyakit tanaman akabi. Dalam penjelasannya, Yusmani lebih menekankan pengendalian menggunakan agensi hayati, selain lebih murah karena dapat memproduksi masal secara mandiri, pengendalian ini dianggap lebih aman bagi kelestarian musuh alami dan kelestarian lingkungan serta produk yang diperoleh lebih organik.

Peserta Bimtek Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Akabi

Peserta Bimtek Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Akabi

Diskusi yang menarik terjadi pada bimtek ini, hal ini dibuktikan dengan beberapa pertanyaan yang disampaikan karyawan/karyawati IP2TP Kendalpayak dan siswa-siswi PKL.

Semoga bimtek ini mampu meningkatkan pemahaman mengenai teknologi pengendalian hama dan penyakit tanaman akabi, sehingga mampu mendukung kinerja yang semakin produktif dan mampu mengungkit produksi benih sumber yang akan dilaksanakan IP2TP Kendalpayak.

SBE – IP2TP Kendalpayak