Berita ยป Bimtek Teknologi Prosesing Benih di IP2TP Kendalpayak

Upaya meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) terus dilakukan oleh IP2TP Kendalpayak-Balitkabi. Salah satu upaya tersebut yaitu dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) IP2TP Kendalpayak yang Unggul dan Kompeten, yang diagendakan dilakukan secara berseri.

Bimtek perbenihan yang dilaksanakan di IP2TP Kendalpayak - Balitkabi

Bimtek perbenihan yang dilaksanakan di IP2TP Kendalpayak – Balitkabi

Bimtek perdana, berjudul Teknologi Prosesing Benih Kedelai dan Kacang Hijau, dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Januari 2022 di ruang pertemuan IP2TP Kendalpayak. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh karyawan-karyawati IP2TP Kendalpayak dan juga siswa PKL dari SMK Muhammadiyah 6 Modo – Lamongan, dengan jumlah peserta bimtek 15 orang.

Koordinator IP2TP Kendalpayak, Sagitarius Bambang Ermawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan bimtek adalah untuk mendukung gagasan program unggulan IP2TP Kendalpayak yang salah satunya adalah peningkatan SDM unggul dan kompeten. Pemateri bimtek Teknologi Prosesing Benih Kedelai dan Kacang Hijau, Ir. Trustinah, M.P. menyampaikan pengertian benih, syarat benih bermutu, dan prinsip-prinsip produksi benih.

Lebih lanjut, peneliti yang membidangi pemuliaan tanaman ini menjelaskan tentang kelas benih sumber. Kelas benih diawali dari Benih Penjenis (BS) ditandai dengan label kuning, kemudian Benih Dasar (BP) ditandai label putih, selanjutnya Benih Pokok (BP) benih berlabel ungu, terakhir Benih Sebar (BR) dicirikan dengan label biru.

Trustinah juga menjelaskan tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap daya simpan benih, pengujian mutu fisiologis, proses produksi benih, dan diakhiri dengan penjelasan teknologi pasca panen benih.

Selama pemaparan, peserta bimtek sangat antusias dengan materi yang disampaikan, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan sharing pengalaman dari karyawan-karyawati IP2TP Kendalpayak mengenai pelaksanaan prosesing benih yang pernah mereka lakukan saat menangani kegiatan perbenihan.

SBE