Berita » Bioinformatik untuk Pemuliaan Tanaman

Pembukaan oleh Sekretaris Balitbangtan dan Kepala BB.Biogen.

BB Biogen meyelenggarakan Training Bioinformatik dengan tema: Bioinformatic to Genomic-Based Breeding yang diadakan pada tanggal 18–28 Agustus 2015 di Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peneliti dalam menggunakan perangkat Bioinformatik untuk mendukung program pemuliaan berbasis genom. Acara training dibuka oleh Sekretaris Balitbangtan Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng. dan Kepala BB.Biogen Dr. Karden Mulya.

Pembukaan oleh Sekretaris Balitbangtan dan Kepala BB.Biogen.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BB Biogen menyampaikan pentingnya upaya untuk menjawab tantangan siklus pemuliaan yang panjang dan lama. Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan bioinformatika untuk pemuliaan. Pelatihan ini juga bertujuan untuk mengenalkan era penelitian pertanian berbasis genom kepada para peneliti di lingkup Balitbangtan. Peserta pelatihan adalah perwakilan dari UPT di lingkup Balitbangtan Kementerian Pertanian dan beberapa dosen IPB Bogor. Tenaga pengajar training diantaranya adalah Sangrea Shim dan Taeyong Lee dari SNU (Korea Selatan), Prasad Bajaj dari ICRISAT (India), dan Cristhoper K. Edlund dari University of Southern California (USA).

Genome-wide genotyping oleh Prasad Bajaj (ICRISAT,India) (<i>atas</i>) dan analisis sekuen – kontruksi map – resekuensing oleh Sangrea Shim dan Taeyong Lee (SNU, Korea Selatan) (<i>bawah</i>).”>
<p><span style=Pada hari pertama training diisi dengan kuliah umum dari Dosen IPB Dr. Willy B. Suwarno dan Dr. Wisnu Ananta tentang Genome-Wide Assosiation Study dan Database iSNP (integrated SNP). Selanjutnya diisi dengan materi pelatihan diantaranya adalah analisis sikuen-konstruksi map-resekuensing, Genome-wide genotyping, dan Tool bioinformatik untuk Genome-Wide Assosiation Study (GWAS) dan Next Generation Sequensing (NGS).

Foto bersama para peserta pelatihan.

Acara ditutup oleh Dr. Ir. Haryono, M.Sc. dilanjutkan dengan diskusi action plan. Pada kesempatan tersebut Dr. Ir. Haryono, M.Sc memaparkan bahwa action plan kegiatan training tersebut diantaranya:

  1. Harus ada kebijakan mengenai arah pertanian modern yang lestari
  2. Harus ada strategi pentahapan implementasi
  3. Pembiayaan yang dituangkan dalam perencanaan, dan
  4. Aktifkan kembali program-program yang sudah dirancang. Sehingga menghasilkan produk-produk bioinformatika yang mendukung pertanian Indonesia.

RA/KN