Berita » Calon Varietas Kedelai Kaya Isoflavon

adevon-2xx

Manusia masa kini, semakin sadar dan semakin membutuhkan pangan fungsional. Kedelai merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang potensial sebagai sumber pangan fungsional, yang salah satunya karena kandungan isoflavonnya. Balitbangtan mengantinsipasinya dengan ditemukannya calon varietas kedelai yang memiliki kandungan isoflavon cukup tinggi. Temuan peneliti Balitbangtan, yaitu galur harapan K x IAC 100-997-1035, telah disampaikan pada Sidang Pelepasan Varietas yang dilakukan oleh Tim Penilai dan Pelepas Varietas Tanaman Pangan (TP2V) di Bogor pada 1 Desember 2014. Galur harapan K x IAC 100-997-1035 dirakit sejak tahun 2005 merupakan hasil persilangan antara varietas kedelai Kawi dengan IAC 100 (genotipe kedelai berkandungan isoflavon tinggi). Dari uji adaptasi yang dilakukan di delapan sentra produksi kedelai di Indonesia,galur harapan K x IAC 100-997-1035 memberi hasil rata-rata 2,75 t/ha.Galur harapan K x IAC 100-997-1035 termasuk kedelai berbiji besar (15,33 g/100 biji), tahan terhadap penyakit karat, dan agak tahan terhadap hama pengisap polong Riptortus linearis.

Pengujian kandungan isoflavon yang dilakukan di Department of Functional Crop Legume and Oil Crop Research Division, National Institute of Crop Science (NICS), di Miryang, Korea Selatan menunjukkan bahwa kandungan isoflavon K x IAC100-997-1035 mencapai 2219,74 µg/g, lebih tinggi dari kandungan isoflavon varietas Wilis (1853,79 µg/g) maupun Anjasmoro (1487,60 µg/g). Penelitian di Korea Selatan mendapatkan dukungan dari Asian Food and Agriculture Cooperation Initiative (AFACI).Atas berbagai keunggulan tersebut, tim peneliti yang terdiri dari M. Muchlish Adie, Ayda Krisnawati, Gatut Wahyu AS, Erliana Ginting, Rahmi Yulifianti, Eriyanto Yusnawan, Alfi Inayati, dan Arifin; mengusulkan galur harapan K x IAC 100-997-1035 dengan nama Devon 1 (kedelai kaya isoflavon).

MMA/AW