Berita » DEGA 1, VUB Kedelai 3 t/ha ada di HPS

PALEMBANG – Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Balitbangtan, Dirjen Tanaman Pangan, Gubernur Sumatera Selatan beserta rombongan berkesempatan hadir dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) yang ke 35.

Pada kesempatan yang sama, rombongan meninjau Gelar Teknologi (Geltek) pertanian di hamparan seluas 1,5 hektar di Jakabaring Sport City. Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Dr. Abdul Basit pada kesempatan tersebut menjelaskan berbagai hasil inovasi teknologi serta produk Balitbangtan.

Salah satu inovasi teknologi yang mendapat perhatian Bapak Wakil Presiden adalah hamparan tanaman kedelai. Varietas kedelai Dega 1 telah dihasilkan Balitbangtan dan baru dilepas pada 22 September 2015. Dega 1 mempunyai arti kata kedelai umur genjah dan berbiji besar.

Dr. Novita Nugrahaeni yang merakit varietas ini menjelaskan bahwa umur Dega 1 ini hanya 70–73 hari, rata-rata 71 hari, bobot 100 biji berkisar 19−23 g/100 biji, rata-rata 21 g/100 biji, dan produktivitasnya berkisar 2,0–3,8 t/ha, rata-rata 2,7 t/ha, pada kondisi lahan optimal dapat mencapai lebih dari 3 t/ha.

Dengan dilepasnya varietas kedelai baru Dega 1 ini, Balitbangtan telah menjawab permintaan Bapak Menteri Pertanian untuk bisa merakit varietas kedelai yang produktivitasnya tinggi. Selanjutnya Bapak Wapres berharap kepada Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka kacang dan Umbi (Balitkabi) Dr. Didik Harnowo agar kedelai Dega 1 ini, segera disosialisasikan dan dikembangkan di wilayah Indonesia.

Dalam tinjauan tersebut, Wapres mengungkapkan bahwa teknologi di bidang pertanian harus menjadi pendorong produksi pangan. “Produksi hanya bisa meningkat dengan teknologi karena luas lahan ada batasnya, karena itulah teknologi ini penting,” ungkap Wapres.

Wapres Yusuf Kalla melihat VUB kedelai didampingi Dr Abdul Basit (kiri) dan Dr. Didik Harnowo memberikan penjelasan tentang Dega 1 kepada Wapres dan Menteri Pertanian (kanan).

Wapres Yusuf Kalla melihat VUB kedelai didampingi Dr Abdul Basit (kiri) dan Dr. Didik Harnowo memberikan penjelasan tentang Dega 1 kepada Wapres dan Menteri Pertanian (kanan).

Dr. Novita Nugrahaeni perakit Varietas kedelai Dega 1 wawancara dengan TVRI (kiri), Ka. Balitkabi dengan peneliti Prof. Dr. Marwoto dan tamu yang berkunjung di HPS Palembang (kanan).

Dr. Novita Nugrahaeni perakit Varietas kedelai Dega 1 wawancara dengan TVRI (kiri),
Ka. Balitkabi dengan peneliti Prof. Dr. Marwoto dan tamu yang berkunjung di HPS Palembang (kanan).

Pada peringatan HPS ini pula Dr. Muchlish Adie peneliti Balitkabi menerima penghargaan “Inovasi Teknologi Pertanian Tanaman Pangan” dari Presiden Republik Indonesia, atas keberhasilannya melepas beberapa varietas unggul kedelai yang telah banyak dimanfaatkan petani produsen kedelai.

MWT