Berita » Dharma Wanita Kementan se-Malang Raya Sambut Hari Krida Pertanian

dharma-wanita_1

Pertemuan Dharma wanita Unit Gabungan Kementerian Pertanian se Malang Raya dan Pasuruan dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2013 bertempat di Balai Besar Pertanian Ketindan Lawang bertepatan dengan peringatan Hari Krida Pertanian. Sesuai dengan Tema Hari Krida Pertanian tahun ini yaitu “Dalam rangka Hari Krida Pertanian kita Tingkatkan Komitmen untuk melindungi dan memberdayakan Petani”. Dharma Wanita Mengambil Tema: “Ketahanan Pangan Keluarga”, dengan alasan bahwa ketahanan pangan keluarga merupakan pondasi ketahanan pangan Nasional. Demikian kata sambutan yang disampaikan oleh Ketua Dharma Wanita Unit BBPP Ketindan, dan pada pertemuan tersebut ibu-ibu diajak meninjau ke Laboratorium Pangan dan Laboratorium Bioteknologi untuk praktek membuat Kue Brownis dari Ubijalar Ungu dan membuat Crispy dari kulit ubikayu. Pertemuan Dharma Wanita Gabungan dilaksanakan setiap 3 (tiga) bulan sekali secara bergilir dan saling tukar menukar ilmu dan keterampilan. Adapun anggota Dharma Wanita Unit Gabungan diketuai oleh Ny. Lilik Muchlish Adie dari Balitkabi dan beranggotakan 9 (sembilan) unit Dharma Wanita Persatuan lingkup Kementerian Pertanian di Malang Raya dan Pasuruan, yang terdiri dari:

  1. Balitkabi
  2. Balittas
  3. BPTP Jatim
  4. Balitjastro Tlekung
  5. BBPP Songgoriti Batu
  6. BBPP Ketindan Lawang
  7. Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari
  8. Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian Lawang
  9. Lolit Sapi Potong Pasuruan

Dalam sambutannya Ketua Unit Dharma Wanita Gabungan (Ny. Lilik Muchlish Adie) menyampaikan hasil pertemuan Dharma Wanita Kementan di Bogor yang disampaikan oleh Ny. Wien Ritola Tasmaya, antara lain bahwa:

  1. Wanita harus pintar, selalu belajar, dan terbuka dengan sesuatu yang baru dan harus bisa nyambung dengan yang dibicarakan suami.
  2. Merupakan agen Perubahan artinya wanita harus bisa jadi motivator dalam keluarga, lingkungan dan masyarakat.
  3. Percaya diri
  4. Komitmen terhadap pekerjaan yang jadi tanggungjawabnya
  5. Optimis
  6. Kreatif dan selalu mempunyai ide-ide baru
  7. Mempunyai etika dalam berorganisasi

Intinya kita sebagai wanita “jangan pernah berkata tidak bisa, tapi saya harus bisa”. Selain itu Ny. Lilik Muchlish Adie juga menyampaikan pesan dari Ibu Mieke Suswono (Ketua ibu SIKIP = Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu), menyampaikan tentang:

  1. Program tanam dan pelihara
  2. Mobil Hijau
  3. Program pemeliharaan dan pengembangan lingkungan
  4. KRPL

Selain keterampilan acara juga diisi dengan arisan dan bazar dan acara diakhiri dengan do’a bersama dan ramah tamah.

Ketua Dharma Wanita Kementan lingkup Malang Raya (Ny Liliek Muchlish Adie) beserta ibu-ibu Dharma Wanita yang lain



Ibu Suherni Natalis S Sos (Sektretaris Dharma Wanita) berpose di depan Balai Besar

Demo masak yang bahan bakunya dari ubijalar dan ubikayu

Produk olahan yang terbuat dari bahan baku ubijalar dan ubikayu

MMA/AW