Berita » Rencana Dirikan Lab, Diperta Blitar Belajar ke Balitkabi

Berencana membuat Laboratorium Hama Penyakit Tanaman dan Lab Tanah, tujuh staf Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Blitar berkunjung ke Balitkabi. Mereka diterima oleh PLH Ka Balitkabi Dr. Yusmani Prayogo beserta peneliti HPT dan tanah yaitu Drs. Bedjo, MP, Ir. Henny Kuntyastuti, dan Ir. Mudji Rahayu, M.S.Dr. Yusmani menyampaikan profil Balitkabi termasuk sumberdaya (SDM), fasilitas, dan hasil penelitian berupa teknologi dan varietas unggulaneka kacang dan umbi yang telah dihasilkan. Dr. Yusmani yang juga peneliti hama tanaman menjelaskan bahwa Lab HPT Balitkabi telah menghasilkan aneka bio-pestisida ramah lingkungan. Beberapa alsintan Balitkabi juga telah memperoleh paten.Dengan mendirikan Lab Tanah dan HPT, Distan Kabupaten Blitar berharap selain untuk melakukan analisis tanah, juga mampu memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat kepada petani untuk komoditas tertentu. Menanggapi hal ini, Ir. Henny Kuntyastuti manyatakan bahwa Balitkabi siap mendampingi, karena Balitkabi memiliki peneliti dan teknisi yang berkompeten di bidang tersebut. Distan Kabupaten Blitar dapat mengirimkan stafnya untuk magang di Balitkabi.

Menanggapai pertanyaan persiapan untuk Lab HPT, Drs Bejo menerangkan bahwa untuk laboratorium HPT selain gedung laboratorium, perlu disiapkan juga green house dan lahan pertanaman untuk melakukan pengujian. Di laboratorium Hama, rombongan Distan Kabupaten Blitar mendapatkan penjelasan dari Drs Bedjo, MP mengenai SlNPV sebagai bahan perbanyakan biopestisida Virgra yang sudah dipatenkan. Virgra merupakan bioinsektisida SlNPV yang terbukti efektif mengendalikan ulat grayak Spodoptera litura, ulat pemakan daun Helicoverpa armigera, ulat jengkal Chrysodeixis chalcites, ulat penggulung daun Lamprosema indicata, ulat penggerek polong kedelai Etiella zinkenella, dan ulat penggerek polong kacang hijau Maruca testualis, di berbagai lokasi.

Di Lab Bakteriologi, Ir. Mudji Rahayu, MS menerangkan cara isolasi bakteri penyebab layu pada kacang tanah sampai cara menghitung koloni bakteri menggunakan coloni counter. Selanjutnya di Lab Mikologi, Ir. Sumartini, MS menjelaskan mengenai prosedur eksplorasi cendawan-cendawan yang ada di daun tanaman aneka kacang (kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau) dan bagaimana cara mencari musuh alaminya. Selain itu Ir. Sumartini, MS juga menjelaskan mengenai pestisida nabati dari minyak cengkeh. WR/KN/AW