Berita » Dorong Teknisi Litkayasa Miliki Wawasan Komoditas Porang, Balitkabi Gelar Bimtek

Porang merupakan salah satu komoditas top priority di Indonesia yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pertanian, karena tanaman kaya glukomanan melimpah ini mempunyai nilai ekonomi tinggi, terutama di pasar perdagangan Asia.

Peserta bimtek Prospek Pengembangan Budi Daya & Pasca Penen Porang yang terdiri dari koordinator IP2TP dan teknisi litkayasa lingkup Balitkabi

Peserta bimtek Prospek Pengembangan Budi Daya & Pasca Penen Porang yang terdiri dari koordinator IP2TP dan teknisi litkayasa lingkup Balitkabi

Jumat 22 Oktober 2021, Balitkabi menyelenggarakan Bimbingan Teknis Prospek Pengembangan Budi Daya dan Pasca Panen Porang dengan peserta yang terdiri dari Koordinator IP2TP dan seluruh teknisi litkayasa lingkup Balitkabi. Acara diselenggarakan di aula UPBS yang dihadiri oleh Kepala Balitkabi, Kasubbag TU, Sub Koordinator Substansi Yantek, dan Jaslit.

Sambutan dan pembukaan kegiatan bimtek oleh Kepala Balitkabi (kanan) didampingi Sub Koordinator Substansi Jaslit (kiri)

Sambutan dan pembukaan kegiatan bimtek oleh Kepala Balitkabi (kanan) didampingi Sub Koordinator Substansi Jaslit (kiri)

Kepala Balitkabi, Dr. Ir. Titik Sundari, M.P., mengapresiasi diadakannya pelatihan ini, yaitu untuk memperkaya pengetahuan dan wawasan teknisi litkayasa Balitkabi di bidang komoditas porang.

Diharapkan para teknisi memiliki wawasan serta dapat menjawab permintaan informasi maupun pendampingan kepada masyarakat. “Peserta teknisi, baik yang ada di lab maupun di lapang, harus bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya”, kata Titik di akhir sambutannya.

Narasumber dari peneliti yakni Dr. Ir. Novita Nugrahaeni, M.Sc. (kiri) dan Eriyanto Yusnawan, S.P., Ph.D. (kanan) memberikan materi serta diskusi dengan peserta bimtek

Narasumber dari peneliti yakni Dr. Ir. Novita Nugrahaeni, M.Sc. (kiri) dan Eriyanto Yusnawan, S.P., Ph.D. (kanan) memberikan materi serta diskusi dengan peserta bimtek

Pemaparan materi oleh Dr. Ir. Novita Nugrahaeni, M.Sc., menyampaikan “Pengenalan Tanaman Porang”, mengupas dari sisi sejarah, siklus hidup hingga karakteristik yang dimiliki porang varietas Madiun 1.

Eriyanto Yusnawan, S.P., Ph.D memperkenalkan “Budi Daya Tanaman Porang” dengan 7 aspek kunci budi daya porang yang baik, yaitu (1) pemilihan lokasi; (2) penyiapan lahan; (3) pemilihan benih; (4) waktu tanam; (5) penanaman; (6) pemeliharaan; (7) panen dan pasca panen. “Alhamdulillah, komoditas (porang) yang 2 tahun kita tangani sudah langsung dipegang oleh RI 1”, ujar Eriyanto yang disambut aplaus dari peserta.

Narasumber dari peneliti yakni Ir. Joko Susilo Utomo, M.P., Ph.D. (kiri) dan Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, M.S. (kanan) memberikan materi serta diskusi dengan peserta bimtek

Narasumber dari peneliti yakni Ir. Joko Susilo Utomo, M.P., Ph.D. (kiri) dan Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, M.S. (kanan) memberikan materi serta diskusi dengan peserta bimtek

Pengetahuan tentang “Pasca Panen Porang” disampaikan oleh Ir. Joko Susilo Utomo, M.P., Ph.D., yang memaparkan nilai strategis porang bagi perekonomian nasional, terutama kandungan glukomanan yang ada pada tanaman tersebut serta kiat mengolah umbi porang agar terhindar dari kalsium oksalat yang berbahaya bagi tubuh.

Materi terakhir berjudul “Prospek Pengembangan Porang (Indonesian Konjac) yang dibawakan oleh Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, M.S., menjelaskan prospek porang dari sisi bisnis hulu-hilir hingga berbudidaya porang secara organik. “Karena di luar negeri itu (porang) basisnya adalah organik, konsep dasar glukomanan adalah untuk kesehatan”, ungkapnya.

berita-211003-bimtekporang-a

Di akhir pelatihan, Kepala Balitkabi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para narasumber yang telah memberikan informasi yang sangat berguna. “Semoga ilmu yang diterima peserta dapat bermanfaat, dan pada akhirnya bisa ditularkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama petani porang di Indonesia”, tutupnya.

AN