Berita ยป Dr. Jusuf Meraih Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa

Foto Bersama Penerima AKIL 2012 Badan Litbang Pertanian (kiri) dan penerima AKIL Kategori Perlindungan Varietas Tanaman berfoto bersama Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Prof Dr. Deny Indrayana, dan Wakil Menteri Pertanian, Dr. Rusman Heriawan(kanan).

Dr. Yusuf dan tiga pemulia tanaman Badan Litbang Pertanian menerima penghargaanAnugerah Kekayaan Intelektual Luar biasa (AKIL) 2012 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional. Penyerahan penghargaan bergengsi tersebut dilaksanakan pada 20 November 2012 di Ruang Auditorium, Gedung D Lantai 2 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan Jakarta. Empat peneliti Badan Litbang Pertanian penerima AKIL 2012 semuanya berasal dari Kategori Varietas Tanaman yang dilindungi hak PVT yakni Dr. Ir. Andi Takdir Makhulaw, Dr. Buang Abdullah, Dr. Ir. M. Jusuf M.Sc, dan Ir. Erwina Lubis. Capaian kinerja yang menonjol dari Dr. Ir. Andi Takdir Makhulaw adalah pemulia utama 8 varietas unggul jagung silang-tunggal dan pemulia pendamping 6 varietas jagung hibrida. Dr. Buang Abdullah merilis 13 varietas unggul padi sawah semuanya sebagai pemulia utama. Sementara Dr. M. Jusuf M.Sc telah merilis 12 varietas ubijalar dan 2 varietas unggul gandum sebagai pemulia utama dan 2 varietas gandum sebagai pemulia pendamping. Sedangkan Ir. Erwina Lubis telah merilis 10 varietas unggul padi gogo sebagai pemulia utama dan 13 varietas padi gogo sebagai pemulia pendamping. Varietas-varietas unggul yang telah dihasilkan oleh para pemulia Badan Litbang Pertanian umumnya sudah berkembang baik di masyarakat.

Foto Bersama Penerima AKIL 2012 Badan Litbang Pertanian (kiri) dan penerima AKIL Kategori Perlindungan Varietas Tanaman berfoto bersama Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Prof Dr. Deny Indrayana,   dan Wakil Menteri Pertanian, Dr. Rusman Heriawan(kanan).

Piagam dan hadiah diserahkan oleh Mendikbud, Prof. Dr. Muh. Nuh. Acara dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marie Elka Pangestu, Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Prof Dr. Deny Indrayana, dan Wakil Menteri Pertanian, Dr. Rusman Heriawan, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc serta Pejabat Eselon I, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta kementrian terkait, Tim Penilai Anugerah Kekayaan Luar Biasa, Lima Belas Penerima Anugerah Beserta Keluarga, Para Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Kepala Lembaga Penelitian Kementerian dan Non-Kementerian, Ketua dan Anggota Dewan Riset Nasional, Ketua dan Anggota Komisi Inovasi Nasional, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Ketua Bussiness Innovation Center, Ketua dan Anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan undangan lainnya.

Di samping kategori varietas tanaman yang dilindungi PVT, juga diserahkan piagam/penghargaan Kategori Teknologi yang Dilindungi Hak Paten dan Kategori Ilmu Pengetahuan. Penerima Penghargaan untuk Kategori Teknologi yang dilindungi hak Paten adalah,D. Nurul Taufiqu Ruchman, M.Eng., Ph.D, Ir. Oskar Riandi, M.Sc, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nasikin, M.Eng, Djajusman Hadi, S.Sos., M.AB, Prof. Dr. Erliza Hambali dan Prof . C. Hanny Wijaya. Sedangkan dari kategori Ilmu Pengetahuan pemenangnya Ir. Suryadi Ismadji, MT., Ph.D.

Kepada masing-masing pemenang diberikan Surat Keputusan Menteri, Piagam Penghargaan, Trophy dan Uang Tunai Rp 250.000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah). Dirjen Dikti berharap agar pemberian anugerah ini dapat memacu pengembangan inovasi di kalangan akademisi, peneliti, maupun masyarakat luas sehingga pada akhirnya akan meningkatkan daya saing bangsa.

Mendikbud Prof. M. Nuh sedang berbincang-bincang dengan Dr.Ir.M. Jusuf M.Sc, penerima AKLI 2012 dari Badan Litbang Pertanian di Stand Pameran AKIL 2012 (kiri) dan Dr. Ir. M.Jusuf, M.Sc, sedang menjelaskan keunggulan tiga varietas ubijalar adaptif dataran tinggi kepada Wamentan Dr. Rusman Heriansyah dan Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Hariyono (kanan).

Selesai acara penganugerahan dilanjutkan dengan kunjungan Bapak/Ibu Menteri dan undangan lainnya ke stand pameran pemenang AKIL 2012. Setelah peneliti menjelaskan, Bapak Kepala Badan (Dr. Hariyono) menambahkan sedikit komentar kepada Bapak Wamen, bahwa varietas unggul adaptif dataran tinggi yang dilepas tersebut berperan sangat penting dalam penanganan kasus kerawanan pangan di Yahukimo, Papua tahun 2005 yang menelan korban kelaparan hingga 90 jiwa meninggal dunia. Kemudian Wamentan mengomentari bahwa temuan pada penelitian ini sangat menganggumkan dan bermanfaat khususnya bagi masyarakat kab. Yahukimo, Papua dan rakyat Indonesia pada umumnya.

Sebelumnya Dr.Ir. Moch. Muchlish Adie, yang kini menjabat sebagaiKepala Balitkabi,juga telah meraih AKIL padaDesember 2010. Penghargaan yang diraih Dr Muchlish tersebut atas karya-karyanya menghasilkan varietas unggul kedelai.

Penerima AKIL 2012, Dr. Ir. M. Jusuf M.Sc berfoto bersama keluarga dan staff di Stand Pameran Malam Anugerah Kekayaan Intelektual 2012.

Baca juga:15 Peneliti Peroleh Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Luar Biasa Tahun 2012 dihttp://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/841