Berita ยป Dr. Nasir Menjadi Nara Sumber Teknologi Pertanian Spesifik di BPTP Kalimantan Tengah

temu-teknologi-kal-teng-2_0

Pada tanggal 6 Juni 2012, Dr. Nasir Saleh bertindak sebagai nara sumber pada Pertemuan Temu Teknologi Pertanian Spesifik lokasi yang diselenggarakan BPTP Kalimantan Tengah. Tema pertemuan adalah: Inovasi Spesifik Lokasi Untuk mendukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani di Kalimantan Tengah. Pertemuan dilakukan di aula BPTP Kalimantan Tengah dihadiri lebih kurang 120 peserta terdiri atas Kepala/perwakilan/staf Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, BPTP, Universitas Muhammadiyah. Penyuluh dan KTNA Propinsi Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya Kepala BPTP Kal Teng menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan forum komunikasi peneliti-penyuluh-petani-pengambil kebijakan. Pertemuan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Bapeda, selaku Ketua Komisi Teknologi Propinsi Kal Teng. Dalam sambutannya beliau sangat menyambut baik kegiatan tersebut dan meminta kepada para staf Dinas terkait (termasuk penyuluh, dan KTNA) untuk mengikuti secara cermat dan mengambil manfaat dari pertemuan tersebut. Juga diminta kepada Kepala BPTP untuk melaporkan hasil perumusan pertemuan tersebut untuk dibahas lebih lanjut dan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah beserta Dinas-dinas terkait. Nara sumber pada pertemuan tersebut adalah : Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, BPTP yang masing-masing menyampaikan Program dan kebijakan Pembangunan dinas terkait pada tahun 2012.

Nara sumber inovasi teknologi berasal dari BBSDL Bogor, Balittra Banjarbaru, Balitkabi Malang, Balitnak Bogor, Loka Penelitian Sapi potong, Grati, Balitbu Solok, BB Pasca Panen, Bogor, Balittro Bogor. Pada kesempatan tersebut Dr. Nasir Saleh menyampaikan materi dalam bentuk powerpoint berjudul: Inovasi Teknologi Spesifik Lokasi ubikayu dan ubijalar mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Tengah, namun berhubung waktu presentasi yang sangat terbatas (10 menit), lebih difokuskan pada komoditas ubikayu. Dalam paparannya disampaikan perkembangan produksi dan kebutuhan komoditas ubikayu secara Nasional, manfaat ubikayu sebagai bahan pangan, pakan dan industri, varietas-varietas unggul yang sesuai untuk pangan dan industri, serta teknologi produksi ubikayu, baik yang diusahakan secara monokultur maupun tumpangsari dengan tanaman pangan lain, atau sebagai tanaman sela pada lahan perkebunan yang masih muda, serta peluang pengembangan ubikayu di Propinsi Kal Teng. Dalam diskusi ditekankan oleh pemrasaran pentingnya ubijalar (terutama yang berdaging umbi kuning dan ungu) sebagai makanan kesehatan (functional food) sehingga ubikayu dan ubijalar akan dimasukkan dalam program/kegiatan KRPL.

Sekretaris Bapeda selaku Ketua Komisi Teknologi Propinsi Kalimantan Tengah sedang memberikan sambutan
dan membuka secara resmi Temu Teknologi Pertanian Spesifik lokasi di BPRP Kalimantan Tengah pada
tanggal 6-7 Juni 2012.