Berita » Dubes RI di Madagaskar Tinjau Lokasi Penelitian Kedelai di Lapang

Tanggal 25 Juni 2014, Dubes RI Madagscar, Artanto Wargadinata, disertai Kepala Konsuler Endang Rahmat, Konsuler Sosbud Anggorono Nurcahyo, Staf Konsuler Aprilia K. dan Atase Komunikasi Iqbal Hidayat meninjau lokasi penelitian kedelai di lahan sawah bekas padi di lahan milik petani Madagascar. Kunjungan didampingi oleh Dr. Suharsono dan Dr. Heru Kuswantoro (Peneliti Balitkabi) yang bertugas melakukan penelitian di Madagascar. Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung kemajuan penelitian kedelai yang telah dilakukan oleh Tim Peneliti di lahan sawah setelah padi. Kepada Dubes RI, Tim Peneliti memaparkan kegiatan penelitian yang dilakukan, yaitu teknologi budidaya kedelai, dan adaptasi varietas kedelai Indonesia. Pada kesempatan tersebut diuraikan bahwa potensi lahan sawah di Madagascar sangat besar untuk produksi pertanian tanaman pangan, karena sebagian besar lahan belum dimanfatkan secara optimal (dibiarkan kosong) setelah panen padi sekitar bulan April-Mei sampai masa tanam raya (musim hujan Oktober-November).Melihat potensi yang besar ini peluang pemanfaatan lahan sawah setelah padi terbuka lebar untuk produksi pertanian, misalnya tanaman pangan (jagung, aneka kacang, ubikayu, ubi jalar, taro dsb.) dan tanaman hortikultura (sawi, tomat, ketimun, kentang, terong, labu siam, labu besar/pumpkin), bawang merah, bawang putih, redish, slada, stawberry dsb.) yang banyak ditemui di seluruh pasar-pasar tradisional di pedesaan dan kota. Kedelai juga banyak ditemui di pasar, namun diversifikasi pengolahan untuk aneka kacang termasuk kedelai masih sangat terbatas.

Aneka jenis sayuran yang banyak ditemui di pasar-pasar di Antananarivo dan sekitarnya (kiri) Aneka kacang yang banyak tersedia di pasar, termasuk kedelai, kacang hijau, dan kacang Bogor (tengah). dan kunjungan lapang Dubes RI Madagascar (No 2 dari kanan) ke lokasi penelitian kedelai di lahan sawah (kanan).

Berdasarkan potensi tersebut salah satu Program Pengembangan Kedelai di Madagascar dalam rangka mewujudkan kerjasama bilateral antara Kementan RI dan Kementan Madagascar adalah kajian pemanfaatan lahan sawah untuk tanaman pangan khususnya kedelai dilakukan di lahan petani.

Untuk itu Dubes RI menyarankan agar pada waktu-waktu selanjutnya momen ini perlu disebar-luaskan kepada jajaran kementan Madagascar.

Suharsono (dari Madagascar)/AW