Berita ยป Dukung Diversifikasi Pangan, PemKab. Banyuwangi Adakan Festival Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi mengadakan Lomba Cipta Menu Festival Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) berbasis sumberdaya lokal pada 11 Juni 2019. Acara yang digelar di venue BCE Gesibu Blambangan, Banyuwangi tersebut diikuti 25 Tim Penggerak PKK Kecamatan Se-Kabupaten Banyuwangi.

Bahan Pangan Lokal berbasis Non Beras

Bahan Pangan Lokal berbasis Non Beras.

Lomba cipta menu ini merupakan agenda tahunan yang digelar PemKab. Banyuwangi guna mendukung Program Ketahanan Pangan PemProv. Jawa Timur sehingga pemenang lomba akan mengikuti lomba tingkat provinsi. Tujuan Festival Pangan Lokal ini untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, mendorong kreativitas dan inovasi olahan pangan lokal yang bernilai komersial, mengangkat citra pangan lokal, serta memasyarakatkan pangan lokal.

Menurut Ipuk Fiestiandani selaku ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kab. Banyuwangi yang juga merupakan istri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, tema yang diangkat kali ini adalah makanan berbahan lokal non beras, untuk itu setiap peserta diharapkan kreatif dan inovatif mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan yang enak, menarik, bergizi seimbang dan aman.

Makanan yang dilombakan terbagi dalam 2 kategori yaitu produk olahan pangan lokal bernilai komersial dan paket Lunch Box B2SA. Beragam bahan pangan lokal seperti ubi-ubian digunakan pada lomba ini, dengan sentuhan kreativitas dan inovasi, bahan pangan local diolah sedemikian rupa menjadi makanan yang tidak saja menarik namun juga mengandung asupan gizi yang cukup.

Pemenang lomba cipta menu Festival Pangan Lokal didampingi Ketua TP.PKK Kab. Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemenang lomba cipta menu Festival Pangan Lokal didampingi Ketua TP.PKK Kab. Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Kegiatan ini berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini melibatkan tim juri dari Persatuan Ahli Gizi Provinsi Jawa Timur serta 2 orang juri lainnya dari Persatuan Chef Profesional Indonesia dan SMK Sritanjung Banyuwangi. Pelibatan juri professional akan memberikan pengetahuan kepada peserta dalam hal penyajian makanan. Penyajian makanan yang beragam harus seimbang dari komposisi karbohidrat, protein, serat serta cara memasaknya, demikian dijelaskan Ipuk dalam sambutannya.

Untuk kategori Paket lomba lunchbox B2SA dimenangkan oleh TP PKK Kec. Sempu, juara ke dua oleh TP PKK Kec. Licin dan juara ke tiga diraih TP PKK Kec. Genteng. Juara pertama kategori Produk Olahan Pangan Lokal Komersial diraih oleh TP PKK Kec. Wongsorejo, juara ke dua TP PKK Kec. Genteng dan juara ke tiga oleh TP PKK Kec. Sempu.

Ketua Tim TP PKK Kab. Banyuwangi meninjau ke stand peserta lomba.

Ketua Tim TP PKK Kab. Banyuwangi meninjau ke stand peserta lomba.

Ipuk Fiestiandani Azwar Anas berkeliling serta melihat langsung satu persatu hasil olahan peserta lomba. Ipuk berharap para peserta lomba mendapatkan ilmu mengolah makanan yang benar, menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan mampu menciptakan peluang usaha baru untuk berbisnis makanan olahan non beras.

AFK