Berita ยป EUT Aplikasi Sakti Tahap ke-2

Balitkabi telah berhasil mengikuti pelatihan End User Training (EUT) Aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) Modul Pelaksanaan pada tanggal 30 Agustus 2021 sampai tanggal 3 September 2021, maka dilanjutkan dengan pelatihan Aplikasi SAKTI Modul Pelaporan yang dimulai pada tanggal 6 September 2021 sampai 10 September 2021 secara daring yang dipandu oleh KPPN Malang.

Balitkabi mengikuti pelatihan EUT SAKTI tahap 2

Balitkabi mengikuti pelatihan EUT SAKTI tahap 2

Sebagaimana pelatihan Modul Pelaksanaan pada minggu sebelumnya, maka pelatihan ini pun diikuti oleh 151 Satker mitra kerja KPPN yang ada di Malang dan sekitarnya.

Modul Pelaporan ini terdiri dari Modul Persediaan, Modul Aset Tetap, Modul Piutang, dan Modul GLP dengan narasumber I Putu Nugraha Astina Pradana dan Mansyur Arifin. Keduanya merupakan Pejabat Fungsional Pembinaan Teknis Perbendaharaan Negara (PTPN) dari KPPN Malang sebagai mitra kerja Balitkabi.

Pelatihan Modul Pelaporan diikuti oleh pengelola keuangan Balitkabi yang terdiri dari operator komitmen, operator persediaan, operator aset tetap, operator GLP, validator, dan approver.

Dalam pemaparan singkat, I Putu Nugraha menjelaskan bahwa SAKTI adalah aplikasi yang digunakan untuk mendukung implementasi SPAN (Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara) dalam melakukan pengelolaan keuangan yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran dengan single database.

Penggunaan aplikasi ini akan mendukung tata kelola keuangan yang lebih baik, yang mampu mengakomodasi pengelolaan keuangan dari tingkat Satker sampai Kementerian.

Aplikasi SAKTI yang nantinya digunakan Satker tersebut merupakan aplikasi berbasis web, sehingga dapat diakses dari mana saja dan tidak perlu menginstal update. Aplikasi SAKTI dirancang untuk menyatukan beberapa aplikasi existing yang masih digunakan satker hingga saat ini, seperti SAS, RKAKL, SIMAK, SILABI, SAIBA dan Persediaan.

Pelatihan aplikasi SAKTI

Pelatihan aplikasi SAKTI

Selain itu, Aplikasi SAKTI juga didukung tingkat keamanan yang baik, karena setiap akan dilakukan proses persetujuan transaksi memerlukan kode OTP PPK dan PPSPM. Dengan kegiatan EUT SAKTI ini diharapkan Satker-satker lingkup KPPN Malang dapat mengoperasikan aplikasi SAKTI yang akan mulai digunakan pada tahun 2022 mendatang.

ELY/YES